DPRD Siap Kawal Aspirasi Korban Penipuan Kavling Bodong di Sagulung

Selasa, 8 Juli 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi I DPRD Kota Batam Muhammad Mustofa

Anggota komisi I DPRD Kota Batam Muhammad Mustofa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dugaan kasus penipuan dalam jual beli kavling bodong yang menjerat ratusan warga Kecamatan Sagulung, Kota Batam, jadi perhatian serius dari DPRD Kota Batam.

Setidaknya 317 kepala keluarga (KK) disebut menjadi korban dengan kerugian total mencapai Rp 9 miliar.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Muhammad Mustofa, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti laporan masyarakat apabila ada pengaduan resmi yang masuk.

“Kalau memang jumlah korban mencapai 317 KK, silakan datang langsung ke Komisi I DPRD Batam. Kami siap menindaklanjuti persoalan ini,” ujarnya, Selasa (8/7/2025).

Mustofa mengatakan ada dua pendekatan penyelesaian yang bisa ditempuh, yakni melalui jalur hukum pidana dan jalur kebijakan pemerintahan.

Baca juga: Puluhan Warga Jadi Korban Penjualan Kavling Bodong di Sagulung Batam

“Kalau ini memang murni penipuan, tentu bisa langsung diproses secara hukum. Tapi kalau melalui jalur kebijakan, kami akan panggil pihak-pihak terkait, seperti BP Batam, untuk mengecek legalitas perusahaan atau kelompok yang menjual kavling tersebut,” jelas Mustofa.

Dia menegaskan DPRD melalui Komisi I akan mengawal proses ini, termasuk memfasilitasi dialog antara korban dan instansi terkait seperti BP Batam maupun Pemko Batam.

Mustofa juga mengimbau masyarakat untuk aktif memperjuangkan hak mereka dan tidak takut untuk membuat laporan resmi ke aparat penegak hukum.

“Jangan hanya diam. Korban harus bersatu dan memperjuangkan haknya melalui jalur hukum maupun lewat jalur pengaduan ke pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam membeli kavling, terutama jika ditawarkan dengan harga jauh di bawah pasaran.

Di tempat terpisah, anggota Komisi I lainnya, Tumbur Hutasoit, turut merespons kabar tersebut.

Baca juga: Kerugian Capai Rp 9 Miliar, 317 Korban Kavling Bodong Siap Lapor ke Polresta Barelang

Tumbur mengaku akan mendalami kasus ini lebih lanjut sebelum memberikan pernyataan resmi.

“Saya baru dengar informasi ini. Nanti saya pelajari dulu, supaya tidak salah komentar,” kata Tumbur.

Meski begitu, ia menegaskan DPRD Batam siap menerima dan menampung aspirasi masyarakat korban kavling bodong.

Sementara itu, para korban yang berasal dari tiga titik lokasi kavling di Sagulung, diketahui telah mendatangi Mapolresta Barelang untuk membuat laporan resmi.

Namun, karena berkas pelaporan dianggap belum lengkap, mereka diminta kembali membawa dokumen pendukung, termasuk surat kuasa pelaporan dan bukti pembayaran.

Warga berharap penegak hukum dan pemerintah daerah bisa segera turun tangan untuk memberikan kejelasan dan keadilan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Bekuk Direktur PT Erracipta Karya Sejati, Korban Kavling Bodong di Batam Lega Tapi Masih Penasaran
Cinta Berakhir, Pria di Batam Sebar Video Asusila Mantan Kekasih Usai Ditolak Balikan
Dendam Batu Nisan Berujung Curas, Polsek Nongsa Ringkus Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam
Pria Muda Asal Asahan Ditemukan Tergantung di Gudang Kosong Batam
Disdik Kepri Proses Status ASN Oknum Guru SMK Negeri 1 Batam
Polsek Sagulung Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Warga Villa Paradise Raib Saat Subuh
Jenazah Mr X di Perairan Galang Ternyata Bendahara RSBP Batam, Keluarga dan Rekan Kerja Berduka
Pesisir Pulau Labu Dikepung Limbah Minyak Hitam, Warga Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:28 WIB

Polisi Bekuk Direktur PT Erracipta Karya Sejati, Korban Kavling Bodong di Batam Lega Tapi Masih Penasaran

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Cinta Berakhir, Pria di Batam Sebar Video Asusila Mantan Kekasih Usai Ditolak Balikan

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:47 WIB

Dendam Batu Nisan Berujung Curas, Polsek Nongsa Ringkus Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:10 WIB

Pria Muda Asal Asahan Ditemukan Tergantung di Gudang Kosong Batam

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:36 WIB

Disdik Kepri Proses Status ASN Oknum Guru SMK Negeri 1 Batam

Berita Terbaru