OJK Dorong Literasi Keuangan Digital bagi Pelaku UMKM

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas edukasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM melalui kegiatan Digital Financial Literacy di Lasnur Convention Hall, Tegal, Kamis (7/8). Foto;OJK/Kepri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas edukasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM melalui kegiatan Digital Financial Literacy di Lasnur Convention Hall, Tegal, Kamis (7/8). Foto;OJK/Kepri

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas edukasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM melalui kegiatan Digital Financial Literacy di Lasnur Convention Hall, Tegal, Kamis (7/8).

Program ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan pentingnya literasi keuangan digital sebagai langkah awal melindungi diri dari kejahatan finansial.

“Di tengah pesatnya teknologi dan maraknya penipuan digital, perlindungan utama datang dari diri sendiri. Masyarakat harus aktif belajar membedakan layanan keuangan yang sah dan yang menipu,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).

GENCARKAN menjadi strategi OJK untuk memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, terutama bagi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Program ini mencakup pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi—baik tatap muka maupun digital—tentang penggunaan dompet digital, pencatatan keuangan berbasis aplikasi, hingga pemasaran melalui e-commerce.

Baca juga:OJK Kepri Evaluasi Aturan Rekening Dormant demi Jaga Stabilitas Keuangan dan Lindungi Nasabah

OJK menempatkan UMKM sebagai target prioritas sesuai Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025. Saat ini terdapat sekitar 66 juta pelaku UMKM yang menyumbang 61% Produk Domestik Bruto (PDB), menyerap hampir 97% tenaga kerja, dan berkontribusi 15,7% terhadap ekspor nasional.

“Sepanjang 2025, GENCARKAN telah menggelar 1.167 kegiatan yang menjangkau 70.510 peserta di 180 kabupaten/kota,” imbuhnya.

Asisten II Ekonomi Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal, Joko Kurnianto, mengapresiasi upaya OJK memperkenalkan literasi keuangan digital kepada pelaku UMKM.

“Terima kasih kepada OJK dan seluruh pihak yang bersinergi melaksanakan program strategis ini,” katanya.

Baca juga:OJK Sebut Ekonomi Kepri Tumbuh Positif, Kredit Konsumtif Dominan, UMKM Mulai Terdorong

Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino Kurniawan, mengajak masyarakat menjaga ekosistem keuangan digital agar tetap sehat dan bermanfaat.

“Saya berharap program ini mendorong UMKM lebih adaptif, inovatif, dan bijak memanfaatkan layanan keuangan digital demi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi; Kepala OJK Tegal Noviyanto Utomo; Direktur Operasi BTN I Nyoman Sugiri Yasa; serta narasumber dari OJK dan perencana keuangan.

Lebih dari 400 peserta—terdiri dari pelaku UMKM, mahasiswa, dan ibu rumah tangga—mengikuti kegiatan ini.

OJK juga menghadirkan booth Learning Management System Edukasi Keuangan (lmsku.ojk.go.id) dan booth Pelaku Usaha Jasa Keuangan untuk memperkenalkan produk dan layanan keuangan kepada masyarakat Tegal.

Baca juga:Judi Online Jerat Generasi Muda Kepri, OJK: Ancaman Serius Masa Depan Bangsa

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun pada 2027 untuk Petani hingga UMKM

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup

Berita Terbaru