Batam Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya 2025, Li Claudia Persembahkan untuk Anak-Anak Batam

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Istimewa

Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kota Batam kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pada penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025, Batam meraih penghargaan kategori Nindya dengan skor 770,16 dari 1.000 poin penilaian.

Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima langsung penghargaan dari Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) RI, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).

“Saya bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan ini. Ini bukan sekadar prestasi, tapi pengakuan atas komitmen bersama seluruh elemen Kota Batam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujar Li Claudia usai menerima penghargaan.

KLA menjadi tolok ukur pembangunan daerah yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Penilaian mencakup penyediaan ruang publik ramah anak, fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga kebijakan perlindungan anak di berbagai aspek kehidupan.

Li Claudia menegaskan, keberhasilan ini lahir dari sinergi solid antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Alhamdulillah, kerja sama itu terjalin dengan baik. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh anak-anak Kota Batam, generasi masa depan bangsa,” katanya.

Ia memastikan Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan anak, sekaligus mendorong partisipasi aktif anak dalam pembangunan kota.

“Ke depan, tantangan akan semakin kompleks. Namun dengan gotong royong, Batam tak hanya layak anak, tetapi juga membanggakan bagi semua generasi,” tegasnya.

Li Claudia juga mengapresiasi seluruh Satuan Gugus Tugas Kota Layak Anak, forum anak, mitra lembaga masyarakat, serta para orang tua yang berperan aktif.

Menurutnya, penghargaan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Anak dan strategi nasional menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.

“Penghargaan ini milik kita semua, terutama anak-anak Batam tercinta. Mari terus bersinergi untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai masa depan bangsa,” pungkasnya. **

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru