Wawako Li Claudia Tinjau Longsor Bengkong, Pemko Siap Tertibkan Bangunan di Area Rawan

Senin, 11 Agustus 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat mendengarkan penjelasan dari Pihak Bima Marga saat meninjau longsor di kecamatan Bengkong, Kota Batam Provinsi Kepri, Senin (11/8/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

Wakil wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat mendengarkan penjelasan dari Pihak Bima Marga saat meninjau longsor di kecamatan Bengkong, Kota Batam Provinsi Kepri, Senin (11/8/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi longsor di Jalan Bengkong Baru, Kecamatan Bengkong, Senin (11/8/2025).

Li Claudia didampingi Kadis Kominfo Rudi Panjaitan, Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Suhar, Kasatpol PP Imam Tohari, serta jajaran pejabat BP Batam.

Longsor terjadi akibat amblasnya pondasi penahan tanah setelah hujan deras mengguyur Batam sejak pagi.

Tembok penahan tak mampu menahan beban tanah sehingga sebagian tebing runtuh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini membuat sejumlah baliho dan spanduk roboh ke jalan, bahkan kemiringan tembok mencapai hampir 70 derajat dan terancam ambruk sepenuhnya.

Li Claudia menegaskan, selain faktor cuaca ekstrem, kerusakan juga dipicu perubahan fungsi lahan hijau menjadi area usaha.

Beberapa warga mendirikan bangunan semi permanen di tepi tebing untuk berjualan, yang justru memperbesar risiko longsor.

Baca juga: Semangat Kemerdekaan, Diskominfo Batam Ikut Pawai Pembangunan Kolaborasi dengan Ikabsu

“Lahan hijau adalah penyangga ekosistem dan pelindung warga dari bencana. Pendirian bangunan di area ini akan kami tertibkan demi keselamatan bersama,” tegas Li Claudia.

Ia menambahkan, Pemko Batam akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin pemanfaatan lahan.

“Jika izin diberikan tapi tidak sesuai peruntukannya, kami akan cabut. Keselamatan warga jauh lebih penting daripada keuntungan sesaat,” ujarnya.

Tak hanya di Bengkong, Pemko Batam sebelumnya juga menghentikan sejumlah proyek yang terbukti merusak lingkungan dan memicu banjir, seperti di Bukit Vista, Baloi Indah, Melcem, dan beberapa titik lain.

Di lokasi kejadian, Satpol PP menertibkan warung yang berdiri di atas tebing karena rawan ambruk, sementara Ditpam BP Batam mencopot papan reklame besar yang membahayakan pengguna jalan.

Kadis DBMSDA Suhar menjelaskan, selain hujan deras, tidak adanya sistem penahan air hujan di area ruko serta modifikasi tembok oleh pemilik bangunan menjadi faktor tambahan penyebab kerusakan.

Baca juga: Ketua DPRD Batam Sambut Kajari Baru, Sepakat Perkuat Sinergi Forkopimda

“Banyak faktor yang membuat tembok roboh. Untuk sementara, kami akan membersihkan area dan mengecek struktur tanah sebelum membangun kembali tembok penahan,” ujar Suhar.

Pemerintah Kota Batam memastikan penanganan darurat segera dilakukan, sekaligus memperketat pengawasan terhadap pemanfaatan lahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru