Terobosan Telkom: ESG Jadi Fondasi Pertumbuhan Digital dan Tata Kelola Unggul

Jumat, 12 September 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direktur Utama Telkom Indonesia Muhammad Awaluddin saat menyampaikan paparan pada acara Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2025 yang digelar pada Kamis (11/9/2025). Foto:Telkom

Wakil Direktur Utama Telkom Indonesia Muhammad Awaluddin saat menyampaikan paparan pada acara Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2025 yang digelar pada Kamis (11/9/2025). Foto:Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meneguhkan transformasinya sebagai National Sustainability Platform. Perusahaan digital telco ini tidak hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga memperkuat ekosistem digital Indonesia.

Dengan dua pilar utama, Digital Connectivity serta Digital Platform & Ecosystem Services, Telkom berkomitmen mendorong ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaulat.

Telkom menempatkan Digital Connectivity sebagai pilar utama inklusi digital nasional. Perusahaan membangun jaringan backbone serat optik, layanan mobile broadband, hingga satelit untuk memastikan akses merata ke seluruh Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

Baca juga:Proses Pemulihan SKKL Inter Island Ruas Tanjung Batu – Pulau Burung Lebih Cepat dari Jadwal, Telkom Segera Permanenkan Sambungan Kabel Laut

Infrastruktur ini Telkom kembangkan dengan prinsip keberlanjutan sebagai wujud komitmen menjaga masa depan digital yang hijau dan inklusif.

Pada pilar kedua, Telkom menghadirkan Digital Platform & Ecosystem Services untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui layanan data center, cloud, big data, AI, dan cybersecurity, Telkom melayani industri publik maupun swasta dengan standar keberlanjutan.

Perusahaan juga membangun ekosistem digital terintegrasi, mulai dari marketplace PaDi UMKM, telemedicine, digitalisasi pendidikan, hingga layanan digital lifestyle yang mendorong produktivitas masyarakat.

Telkom menjadikan prinsip ESG sebagai fondasi setiap langkah transformasi. Perusahaan menargetkan Net Zero Emission Scope 1 & 2 pada 2030 dengan membangun green data center, BTS ramah lingkungan, dan modernisasi jaringan berbasis efisiensi energi serta circular economy.

Lewat program GoZero%, Telkom menjalankan konservasi hutan, rehabilitasi laut, penanaman mangrove, hingga pengelolaan limbah kabel optik.

Di sisi sosial, Telkom memperluas literasi digital, memberdayakan UMKM, dan menyediakan layanan ramah disabilitas agar seluruh lapisan masyarakat mendapat kesempatan yang sama dalam akses digital.

Baca juga:BATIC 2025: Satu Dekade Inovasi – Ajang Paling Berpengaruh di Asia Pasifik

Wakil Direktur Utama Telkom Indonesia, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa ESG hanya berjalan efektif jika ditopang tata kelola unggul. Telkom menegakkan governance yang transparan, akuntabel, dan berintegritas melalui standar global seperti ISO 37001 Anti-Bribery Management System.

“Pencapaian ASEAN Corporate Governance Scorecard menempatkan Telkom sebagai benchmark tata kelola di kawasan,” ujarnya dalam agenda Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2025, dikutip dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).

Dalam paparan bertema “From Connectivity to Responsibility: Shaping a Greener Digital Economy”, Awal menekankan pentingnya komitmen lintas sektor untuk membangun ekosistem digital inklusif.

“Dengan kepercayaan publik, Telkom berkomitmen berinovasi secara terarah dan beretika demi kedaulatan nasional yang berorientasi pada keberlanjutan sosial dan lingkungan,” pungkasnya.

Baca juga:Telkom Percepat Transformasi, Catat Pendapatan Konsolidasi Rp73 Triliun

 

 

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri
General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus
Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
40 Penghargaan ENSIA 2026 Jadi Cermin Inovasi Pertamina Sumbagut di Lapangan
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Bidik Pasar Lebih Luas bagi UMKM Kepri

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

General Cargo Batu Ampar Tembus 102 Persen Target Tahunan, Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh 8 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 20:05 WIB

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Berita Terbaru