Empat Pejabat KPU Karimun Resmi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024, Negara Rugi Rp1,5 Miliar

Rabu, 19 November 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Empat tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah penyelenggaraan Pilkada 2024 saat digiring dari di lantai dua Kantor Kejari Karimun, Rabu (19/11/2025). Matapedia6.com/Istimewa

Empat tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah penyelenggaraan Pilkada 2024 saat digiring dari di lantai dua Kantor Kejari Karimun, Rabu (19/11/2025). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, KARIMUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun tetapkan empat pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah penyelenggaraan Pilkada 2024.

Keempatnya langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan intensif di lantai dua Kantor Kejari Karimun, Rabu (19/11/2025).

Empat tersangka tersebut masing-masing berinisial NK selaku Sekretaris KPU Karimun, SU selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu, AF sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan IJ sebagai Pejabat Pengadaan.

Dengan mengenakan masker putih dan rompi tahanan, para tersangka digiring menuju mobil tahanan, kemudian dibawa ke Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun untuk menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

Kepala Kejari Karimun, Dr. Denny Wicaksono, mengungkapkan penyidikan menemukan adanya praktik belanja fiktif yang dilakukan para tersangka.

Sejumlah kegiatan dan pengadaan barang dilaporkan seolah-olah dilaksanakan, padahal faktanya tidak pernah terjadi.

Baca juga: Lompat ke Laut Saat Diperiksa, Penumpang Feri Diduga Bawa Sabu dari Malaysia ke Karimun

Tak hanya itu, penyidik juga mengungkap mark up pada sejumlah belanja sewa dan pengadaan barang non-operasional, termasuk alat peraga dan perlengkapan kantor.

Bahkan ditemukan praktik peminjaman bendera perusahaan untuk memenangkan paket pengadaan.

“Penyidik menemukan penyimpangan penggunaan anggaran hingga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1,5 miliar. Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup,” tegas Denny.

KPU Karimun diketahui menerima dana hibah Pilkada tahun anggaran 2024 sebesar Rp16,5 miliar.

Dari jumlah tersebut, realisasi belanja tercatat Rp15,27 miliar.

Sisa dana sebesar Rp1,22 miliar telah dikembalikan ke kas daerah pada 24 Maret 2025.

Baca juga: Pemprov Kepri Pacu Ekonomi, Bintan-Karimun Diusulkan Jadi FTZ Menyeluruh

Namun, hasil penyidikan sejak Juli 2025 menunjukkan adanya ketidaksesuaian signifikan dalam laporan penggunaan anggaran.

Untuk mengungkap peran para tersangka, Kejari Karimun memeriksa 95 saksi, menghadirkan dua ahli, serta meneliti lebih dari 2.300 item barang bukti.

“Kami bekerja profesional dan transparan. Penyidikan masih terus berlanjut untuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” ujar Denny.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya keempat tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001, Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Subsidair Pasal 3 UU Tipikor.

Kejari Karimun memastikan kasus ini tidak berhenti pada penetapan empat tersangka. Jaksa masih mendalami aliran dana dan pihak-pihak yang berpotensi terlibat.

“Semua yang bertanggung jawab akan diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas Kajari.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun
Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh
Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang
Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan
Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban
Kapal MV Ocean Porter Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Dicegat Tim Gabungan di Bengkalis
Tuntutan Dju Seng Ditunda untuk Keempat Kalinya, Ini Alasannya
Carolein Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Gelapkan Mobil Rental 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban

Berita Terbaru