Lapas Kelas II A Batam Perketat Pengamanan, Siapkan Jaring 20 Meter Cegah Lemparan Narkoba dari Luar

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andre Silalahi saat diwawancara wartawan, Kamis (5/2/2026). Foto:Rega/matapedia

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andre Silalahi saat diwawancara wartawan, Kamis (5/2/2026). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Lapas Kelas II A Batam menyiapkan pagar jaring (paranet) di sepanjang tembok yang berhadapan dengan Blok D guna menutup celah penyelundupan narkoba melalui modus pelemparan dari luar area lapas.

Langkah ini diprioritaskan karena aksi pelemparan barang terlarang berulang kali terjadi di sisi Blok D yang berbatasan langsung dengan jalan menuju kawasan perumahan. Area brandgang atau jalur kosong di sekitar tembok kerap dimanfaatkan pelaku untuk melontarkan paket mencurigakan ke dalam lapas.

Kalapas Kelas II A Batam Yosafat Rizanto melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andre Silalahi mengatakan, pihaknya mengusulkan pembangunan pagar jaring setinggi 20 meter dengan panjang sekitar 100 meter sebagai penghalang utama.

“Usulan anggaran sudah kami ajukan tahun ini dan berharap mendapat persetujuan pusat. Setelah disetujui, pemasangan pagar jaring langsung kami kerjakan demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan di Lapas Batam,” ujar Andre, Kamis (5/2/26) siang.

Baca juga:Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 104 Ribu Benih Lobster ke Malaysia, HSC Kandas di Karimun

Andre mengungkapkan, petugas sempat mengamankan situasi ketika dua pria bermotor berhenti di jalan samping lapas yang masuk zona steril. Petugas langsung mengusir keduanya untuk mencegah potensi pelemparan dari titik rawan tersebut.

Selain memasang jaring, pihak lapas juga mengusulkan peninggian tembok pembatas. Kondisi jalan di luar yang lebih tinggi dari area lapas dinilai memudahkan pelaku menjangkau bagian dalam dengan lemparan.

Andre menegaskan, lapas telah memperketat pemeriksaan barang titipan, meningkatkan integritas pegawai, serta rutin menggelar razia kamar hunian. Upaya pemasangan jaring menjadi langkah tambahan untuk menutup seluruh potensi penyelundupan.

“Lapas Batam harus bersih dari narkoba dan benda terlarang lainnya agar warga binaan dapat menjalani pembinaan dengan aman, sehat, dan lebih baik,” tegasnya.

Pemasangan jaring penghalau diharapkan mampu menekan masuknya narkoba sekaligus memperkuat komitmen pemberantasan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Batam.

Baca juga:Jelang Harlah, Aweng Kurniawan Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan 

Penulis:Zalfirega|Editor:Trio

Berita Terkait

BP Batam Tangani Kasus Medis Langka
Tongkang Bermuatan Batu Granit Terbalik di Perairan Batu Ampar, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Tingkatkan Kompetensi Pers, IIBN dan PWI Batam Jalin Kolaborasi Pendidikan
Muscab II PERADI SAI Batam Digelar, Alfi Ramadania Berpeluang Kembali Pimpin DPC secara Aklamasi
BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Batu Ampar hingga 31 Agustus, Biaya Logistik Dievaluasi
Tiga Tahun Lunas, Sertifikat Tak Kunjung Diterima, Nasib Pilu Penjual Gorengan di Batam
Bea Cukai Batam Sita 4,7 Juta Rokok Ilegal dan 2.320 Koli Ballpress dalam Enam Bulan
Hujan Disertai Petir Kian Sering, PLN Batam Bagikan Tips Lindungi Rumah

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:24 WIB

BP Batam Tangani Kasus Medis Langka

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tongkang Bermuatan Batu Granit Terbalik di Perairan Batu Ampar, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:04 WIB

Tingkatkan Kompetensi Pers, IIBN dan PWI Batam Jalin Kolaborasi Pendidikan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Batu Ampar hingga 31 Agustus, Biaya Logistik Dievaluasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:00 WIB

Tiga Tahun Lunas, Sertifikat Tak Kunjung Diterima, Nasib Pilu Penjual Gorengan di Batam

Berita Terbaru

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto:istimewa

News

BP Batam Tangani Kasus Medis Langka

Minggu, 28 Jun 2026 - 20:24 WIB