Aksi terduga pelaku pencurian perangkat lampu lalu lintas terekam kamera CCTV di simpang KDA beberapa hari lalu. Foto:Istimewa/Dishub
74
/ 100
Skor SEO
MATAPEDIA6.com, BATAM – Aksi pencurian perangkat pengatur lalu lintas milik Dinas Perhubungan (Dishub) kembali terjadi di Kota Batam. Dalam satu malam, pelaku menyasar sejumlah titik strategis, yakni Simpang Calista, Simpang KDA, serta flyover Simpang Jam, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Pelaku diduga membongkar boks kontrol lampu lalu lintas dan mengambil sejumlah komponen penting. Dari temuan di lapangan, panel dalam kondisi terbuka, kabel menjuntai, dan beberapa modul utama hilang. Aksi tersebut menyebabkan gangguan serius terhadap sistem pengaturan lalu lintas di lokasi terdampak.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam Leo Putra melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batam, Faisal Novrieco, mengungkapkan bahwa kejadian ini bukan yang pertama. Ia menegaskan, pola aksi serupa kerap muncul saat momen libur panjang.
“Peristiwa ini sering terjadi saat momentum hari libur seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Kami menduga pelaku merupakan komplotan yang sudah terorganisir,” ujar Faisal pada matapedia6, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, pelaku menargetkan komponen bernilai ekonomis seperti kabel tembaga, modul controller, hingga perangkat kelistrikan lainnya. Aksi tersebut bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Dampak dari pencurian ini langsung terasa. Beberapa lampu lalu lintas tidak berfungsi normal, bahkan berpotensi mati total atau hanya berkedip. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan dan kemacetan, terutama di persimpangan padat kendaraan.
Tak hanya fasilitas lalu lintas, aksi vandalisme juga dilaporkan terjadi di kawasan Masjid Agung Batam Center. Fasilitas umum tersebut turut menjadi sasaran oknum tak bertanggung jawab, menambah daftar kerusakan yang terjadi dalam periode yang sama.
Perangkat lampu lalu lintas usai dicuri pelaku tak dikenal beberapa hari lalu. Foto:Istimewa
Dishub Batam saat ini tengah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Upaya perbaikan darurat juga dilakukan agar sistem lalu lintas dapat kembali berfungsi normal dan tidak membahayakan pengguna jalan.
Faisal mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar infrastruktur publik.