Camat Rapat dengan BBKSDA Bahas Masalah Buaya di Sagulung

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Sagulung Muhammad Haviz gelar rapat dengan Kapolsek, BBKSDA dan perangkat RT/RW, bahas keberadaan Buaya di Sagulung, Selasa (23/1/2024). Matapedia6.com/Dok Kecamatan

Camat Sagulung Muhammad Haviz gelar rapat dengan Kapolsek, BBKSDA dan perangkat RT/RW, bahas keberadaan Buaya di Sagulung, Selasa (23/1/2024). Matapedia6.com/Dok Kecamatan

MATAPEDIA6.com, BATAM –  Camat Sagulung Muhammad Hafiz Rozie  menggelar rapat dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)  dan minta agar buaya di Sagulung di tangkap.

Masalah Buaya yang belakangan sering muncul di sungai yang membentang di pemukiman membuat warga Sagulung resah khususnya yang tinggal di bantaran sungai.

Camat Sagulung Muhammad Hafiz Rozie mengatakan, dari hasil pertemuan dengan pihak BBKSDA dimana ke depan BBKSDA akan melakukan monitoring di lokasi.

Monitoring yang akan dilakukan, memastikan berapa ekor buaya yang ada di sungai Sagulung, selanjutnya mencari sarang buaya di sungai Sagulung.

“Sambil mencari Sarang buaya, BBKSDA juga akan menurunkan TIM, untuk menangkap buaya dan memindahkannya ke penangkaran,” kata Hafiz.

Dia juga menjelaskan mengenai kekhawatiran nelayan jika tidak semua buaya ditangkap, yang tertinggal akan semakin ganas. Hal tersebut dibantah oleh BBKSDA.

” Jadi keputusannya jika ada buaya akan di tangkap dan dievakuasi,” kata dia.

Terpisah, Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan mengatakan pihaknya dari kepolisian sudah mengerahkan Babinkamtibmas dan juga polisi RW, untuk memberikan sosialisasi kepada warga.

“Kita juga sudah memasang spanduk di sepanjang bantaran sungai, bersama kelurahan dan juga Babinsa,” kata Iptu Donald.

Selain itu pihaknya juga meminta kepada warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai agar selalu menjaga anak-anak, jangan sampai bermain di bantaran sungai.

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru