Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan. Foto:Ist

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan. Foto:Ist

64 / 100 Skor SEO

 

MATAPEDIA6.com, BATAM-Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan, merespons polemik pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Ia mengajak masyarakat melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

Iman menilai pernyataan Li Claudia muncul dari kegelisahan seorang pemimpin yang turun langsung melihat persoalan sosial serta aktivitas yang merugikan masyarakat dan membahayakan lingkungan.

“Bu Li memiliki kepedulian besar terhadap Batam. Dalam dinamika lapangan, wajar jika seorang pemimpin berbicara tegas demi melindungi rumahnya sendiri. Bagi beliau, Batam adalah rumah bersama yang harus dijaga,” ujar Iman, Senin (4/5/2026).

Ia meminta masyarakat, khususnya para ibu dan tokoh masyarakat, menjaga suasana tetap sejuk dan tidak memperbesar perbedaan tafsir yang berpotensi memicu gesekan di tengah kemajemukan Batam.

“Tidak ada niat merendahkan siapa pun. Masyarakat pasti bisa membedakan ketegasan terhadap pelanggaran hukum dan sikap terhadap masyarakat kecil. Jangan saling melukai hanya karena potongan narasi di media sosial,” tegasnya.

Baca juga:DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Iman menegaskan persoalan tersebut telah disikapi secara baik dan kekeluargaan. Li Claudia, kata dia, sudah bertemu langsung dengan sejumlah tokoh masyarakat yang sempat tersinggung. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana persaudaraan.

“Mereka duduk bersama, berbincang santai, saling memahami, bahkan saling mendukung untuk membangun Batam ke depan. Tidak ada lagi persoalan yang perlu diperbesar,” katanya.

Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin telah melahirkan kesepahaman bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Batam tetap aman, harmonis, dan berkembang sebagai kota yang nyaman bagi semua.

“Yang terpenting sekarang menjaga persatuan. Jika ada perbedaan, selesaikan lewat dialog dengan kepala dingin,” ujarnya.

Iman berharap masyarakat tidak terjebak dalam narasi yang memecah suasana, melainkan fokus mendukung pembangunan dan menjaga kerukunan.

“Batam dibangun dengan semangat kebersamaan. Mari rawat kota ini dengan cara yang menenangkan, bukan memperkeruh keadaan,” tutupnya.

 

Baca juga:Amsakar Tekankan Program Nyata, PKDP dan Gempar Diminta Perkuat Kontribusi untuk Batam

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru