MATAPEDIA6.com, JAKARTA, 5 Juni 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya di bidang data center, NeutraDC (PT Telkom Data Ekosistem), mempercepat pengembangan infrastruktur digital nasional dan regional melalui proyek data center bersama NeutraDC Nxera Batam.
Bahkan, seluruh kapasitas gedung pertama atau BTM-1 telah terserap partner strategis sebelum resmi beroperasi tahun ini.
Lonjakan permintaan tersebut mendorong Telkom segera menyiapkan pembangunan gedung kedua, BTM-2, guna menambah kapasitas dan mengakomodasi kebutuhan data center yang terus tumbuh di kawasan SIJORI (Singapura, Johor, dan Riau).
Salah satu perusahaan yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 adalah Gorilla Technology, perusahaan global penyedia solusi kecerdasan buatan (AI), keamanan, dan analitik data yang berkantor pusat di London, Inggris.
Melalui kerja sama tersebut, Gorilla akan memanfaatkan fasilitas NeutraDC Nxera Batam untuk mendukung pengembangan infrastruktur AI dan layanan digital di kawasan Asia.
Masuknya Gorilla Technology semakin memperkuat posisi NeutraDC Nxera Batam sebagai destinasi infrastruktur digital regional yang mampu memenuhi kebutuhan AI, cloud, dan berbagai layanan digital berskala internasional.
Baca juga:OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menilai pencapaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi TelkomGroup dalam menjalankan transformasi menuju perusahaan digital infrastructure, salah satu pilar utama strategi TLKM 30.
Menurut Seno, tingginya kepercayaan partner global terhadap NeutraDC membuktikan bahwa Indonesia, khususnya Batam, semakin diperhitungkan sebagai bagian penting dalam ekosistem digital regional.
“Keberhasilan ini menjadi validasi atas transformasi Telkom dalam membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang. Meningkatnya kebutuhan cloud, artificial intelligence, dan layanan digital di Asia Tenggara menjadikan infrastruktur digital sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan,” ujar Seno dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Ia menambahkan, tingginya minat pasar terhadap BTM-1 memberi sinyal kuat bagi Telkom untuk melanjutkan ekspansi kapasitas melalui pembangunan BTM-2.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai digital kawasan dan mendukung visi TLKM 30 untuk menciptakan mesin pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
Seno juga menegaskan bahwa Batam kini memegang peran strategis sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional.
Karena itu, penguatan kapasitas data center di Batam tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini, tetapi juga mempersiapkan Indonesia menangkap peluang ekonomi digital yang semakin terintegrasi di tingkat regional.
“Melalui pengembangan infrastruktur digital berkelas dunia, Telkom ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga pemain penting dalam pembangunan ekosistem digital regional. Langkah ini sejalan dengan visi TLKM 30 untuk memperkuat daya saing nasional dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
CEO NeutraDC Group, Andreuw Th. A. F., menyebut keberhasilan meraih partner strategis global seperti Gorilla Technology sebagai momentum penting dalam mempercepat pembangunan ekosistem data center berstandar internasional di Indonesia.
“Kami menyambut Gorilla Technology dan partner global lainnya di NeutraDC Nxera Batam. Tingginya minat pasar menjadi bukti kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan strategi pengembangan yang kami bangun bersama para mitra strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi AI di kawasan,” kata Andreuw.
Selain memenuhi kebutuhan industri digital, pengembangan NeutraDC Nxera Batam juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kehadiran data center ini berpotensi membuka lapangan kerja baru, memperkuat pengembangan talenta digital lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi, sekaligus mengangkat daya tarik Batam sebagai tujuan investasi teknologi dan digital.
CEO NeutraDC Nxera Batam, Indrama YM Purba, menilai Batam memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat data strategis di kawasan.
“Batam memiliki konektivitas internasional yang kuat, dekat dengan pusat ekonomi regional, serta didukung iklim investasi yang terus berkembang. Kami melihat kebutuhan kapasitas data center di kawasan SIJORI terus meningkat. Kondisi ini menjadi dasar bagi rencana pengembangan kapasitas berikutnya di Batam,” ujarnya.
NeutraDC Nxera Batam juga mengembangkan fasilitas data center berkapasitas 100 MW dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan. Perusahaan menerapkan teknologi hemat energi, tata kelola operasional berstandar global, serta praktik pengembangan yang mendukung kelestarian lingkungan.
Di tengah lonjakan kebutuhan AI, cloud computing, dan layanan digital di Asia Tenggara, NeutraDC Nxera Batam diharapkan menjadi salah satu fondasi penting percepatan transformasi digital nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital regional.
Baca juga:Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Bidik Kuala Lumpur Setelah Kuasai Pasar Singapura
Editor:Zalfirega
















