Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


TelkomGroup memperkuat transformasi bisnis dan implementasi ESG untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta menghadirkan nilai jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis. Foto:Telkom

TelkomGroup memperkuat transformasi bisnis dan implementasi ESG untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta menghadirkan nilai jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis. Foto:Telkom

73 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menerbitkan Sustainability Report (SR) 2025 yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan agenda transformasi perusahaan.

Laporan tersebut menggambarkan langkah konkret TelkomGroup dalam membangun fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tengah perkembangan industri digital yang semakin cepat dan dinamis.

Di era percepatan transformasi digital, ekspektasi pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab terus meningkat. Perusahaan tidak hanya dituntut menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan operasional, memperkuat tata kelola, mengelola dampak lingkungan, serta menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui Sustainability Report 2025, TelkomGroup memaparkan berbagai pencapaian dan inisiatif strategis yang selaras dengan agenda transformasi TLKM 30.

Agenda tersebut mencakup peningkatan operational excellence, penyederhanaan portofolio bisnis (business streamlining), monetisasi aset digital, hingga transformasi menuju strategic holding company yang lebih adaptif dan kompetitif.

Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, mengatakan keberlanjutan telah menjadi bagian yang menyatu dengan strategi pertumbuhan perusahaan.

Menurutnya, transformasi bisnis yang dijalankan Telkom bertujuan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis di tengah perubahan lanskap industri.

“Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” kata Gunawan dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Baca juga:Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP

Dalam Sustainability Report 2025, TelkomGroup menjalankan implementasi ESG melalui tiga pilar utama, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business.

Ketiga pilar tersebut menjadi landasan perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Save Our Planet: Dorong Transisi Rendah Karbon

Melalui pilar Save Our Planet, TelkomGroup terus memperkuat berbagai inisiatif untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Perusahaan menjalankan berbagai program pengelolaan emisi, meningkatkan efisiensi energi, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta mengembangkan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk green data center.

Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, Telkom menyadari kebutuhan energi akan terus meningkat seiring pertumbuhan layanan digital dan teknologi berbasis data.

Karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung target keberlanjutan nasional dan global.

Salah satu capaian penting yang tercantum dalam Sustainability Report 2025 ialah peluncuran Climate Transition Plan untuk pertama kalinya.

Langkah tersebut menjadi tonggak strategis dalam memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mengintegrasikan pengelolaan risiko iklim ke dalam perencanaan bisnis jangka panjang.

Empower Our People: Perkuat Talenta Digital dan Budaya Inklusif

Melalui pilar Empower Our People, TelkomGroup terus menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor utama keberhasilan transformasi perusahaan.

Hingga 2025, perempuan mengisi sekitar 21 persen posisi manajerial di lingkungan TelkomGroup. Angka tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendorong keberagaman serta kepemimpinan yang inklusif.

Di saat yang sama, lebih dari 20,2 persen talenta perusahaan telah masuk kategori digital talent. Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri digital masa depan.

TelkomGroup juga terus memperkuat hubungan dengan pelanggan. Upaya tersebut tercermin dari peningkatan Net Promoter Score (NPS) yang meraih predikat Excellent, menandakan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang semakin baik.

Dalam aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, TelkomGroup terus mengembangkan ekosistem digital melalui berbagai program pendampingan usaha.

Sepanjang 2025, sekitar 12,6 persen UMKM binaan berhasil naik kelas dan meningkatkan kemandirian bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital serta pendampingan yang berkelanjutan.

Elevate Our Business: Perkuat Tata Kelola dan Ketahanan Bisnis

Pada pilar Elevate Our Business, TelkomGroup fokus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi yang terus berkembang di era digital.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh perusahaan pada 2025 ialah membentuk Direktorat Legal & Compliance.

Kehadiran direktorat tersebut memperkuat fungsi kepatuhan dan tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, kepatuhan regulasi, perlindungan data, serta keamanan informasi yang menjadi aspek penting dalam industri digital.

Selain itu, Telkom terus memperkuat perannya sebagai enabler ekosistem digital nasional melalui pengembangan berbagai infrastruktur strategis.

Pengembangan tersebut mencakup data center, jaringan fiber optik, menara telekomunikasi, hingga konektivitas internasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan yang terus meningkat terhadap layanan digital, cloud computing, big data, serta teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Melalui penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta, tata kelola yang semakin solid, serta implementasi strategi transisi rendah karbon, Telkom terus melangkah memperkuat pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi digital Indonesia.

Baca juga:OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

Editor:Zalfirega 

 

 

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Berita Terbaru