Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Andre Rosiade dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BP Batam di Gedung Nusantara I, Rabu (17/6/2026). Foto: Humas BP Batam

Wakil Ketua Andre Rosiade dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BP Batam di Gedung Nusantara I, Rabu (17/6/2026). Foto: Humas BP Batam

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Kinerja Badan Pengusahaan (BP) Batam sepanjang 2025 hingga Triwulan I 2026 mendapat apresiasi dari Komisi VI DPR RI. Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah kemampuan BP Batam membiayai pembangunan kawasan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tanpa bergantung pada tambahan anggaran dari APBN.

Apresiasi itu disampaikan Wakil Ketua Andre Rosiade dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BP Batam di Gedung Nusantara I, Rabu (17/6/2026).

Menurut Andre, tata kelola BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra menunjukkan tren positif, terutama dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Ia menilai keberhasilan BP Batam mengoptimalkan pendapatan PNBP untuk mendukung pembangunan menjadi capaian penting. Pasalnya, pembangunan kawasan tetap berjalan tanpa harus meminta tambahan anggaran kepada pemerintah pusat.

Baca juga:OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

“Pengelolaan anggaran dan kinerja BP Batam saat ini patut mendapat apresiasi. BP Batam mampu menunjukkan tata kelola yang baik dengan mengoptimalkan PNBP untuk mendukung pembangunan kawasan. Ini menjadi contoh bagi badan atau lembaga lainnya dan kami berharap Batam bisa terus maju menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Andre saat memimpin rapat.

Dalam forum yang sama, Amsakar menyampaikan terima kasih atas dukungan Komisi VI DPR RI selama setahun masa kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra di BP Batam.

Menurutnya, dukungan legislatif menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga iklim investasi tetap kondusif. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Batam.

“Capaian investasi yang terus meningkat menjadi bukti bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin kuat. Ini juga sejalan dengan berbagai pembenahan yang kami lakukan, terutama dalam simplifikasi perizinan,” ujar Amsakar.

Selain memperkuat pelayanan investasi, BP Batam juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur agar berjalan beriringan dengan pengembangan kawasan ekonomi.

Amsakar menegaskan, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu kunci menjaga daya saing Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Untuk mendukung target tersebut, BP Batam telah mengusulkan penguatan sejumlah program strategis pada Tahun Anggaran 2027 melalui rekomposisi pagu anggaran.

Usulan itu mencakup pengembangan kawasan strategis, perluasan wilayah KPBPB Batam, penyelenggaraan Operator Investasi Pemerintah (OIP), peningkatan layanan perizinan, hingga pembangunan infrastruktur pelabuhan, bandara, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

“Kami akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan perizinan, serta memastikan seluruh program strategis berjalan sesuai kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” ujar Amsakar.

Baca juga:Pemko Batam Perkuat Jaringan Informasi Digital, PBNN Jadi Garda Komunikasi Publik

Editor:Zalfirega 

 

 

 

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Berita Terbaru