MATAPEDIA6.com, BATAM– BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 2.276.949 penduduk Kepulauan Riau telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 1 Juni 2026.
“Jumlah tersebut setara dengan 97,53 persen dari total penduduk Kepri yang mencapai 2.334.574 jiwa,” ungkap Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Kedeputian Wilayah II BPJS Kesehatan, Jenal M. Sambas didampingi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Batam Harry Nurdiansyah dan BPJS Kesehatan Tanjungpinang dalam kegiatan Media Gathering Provinsi Kepulauan Riau 2026 yang digelar di Batam Center, Kamis (18/6/2026).
Jenal mengatakan capaian tersebut menunjukkan program JKN semakin menjangkau masyarakat di Kepri.
Baca juga:Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Meski demikian, BPJS Kesehatan masih menghadapi tantangan untuk meningkatkan jumlah peserta aktif.
“Dari total peserta yang terdaftar, sebanyak 1.864.841 jiwa atau sekitar 79,88 persen tercatat aktif menggunakan layanan JKN,” sebut dia.
Menurut Jenal, peran pemerintah daerah dan media massa menjadi faktor penting dalam mendorong masyarakat memahami pentingnya kepesertaan aktif dalam program JKN.
“Kami berharap media dapat menjadi corong informasi yang menyampaikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terkait program JKN dan berbagai pembaruan kebijakan yang ada,” ujarnya.
BPJS Kesehatan mencatat pertumbuhan kepesertaan JKN di Kepri meningkat 57,95 persen dibanding awal pelaksanaan program pada 2014. Saat itu jumlah peserta baru mencapai sekitar 924 ribu jiwa atau 39,58 persen dari total penduduk.
Capaian tersebut memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah dengan tingkat kepesertaan dan keaktifan JKN tertinggi di Indonesia.
Pada awal 2026, Kepri bahkan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award karena cakupan kepesertaan yang telah melampaui 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen.
BPJS Kesehatan menargetkan seluruh masyarakat Kepri dapat terlindungi melalui program JKN.
Untuk mencapai target tersebut, BPJS bersama pemerintah daerah terus melakukan optimalisasi kepesertaan, termasuk memastikan peserta yang nonaktif kembali terdaftar dan memperoleh akses layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Tingginya tingkat keaktifan peserta JKN di Kepri juga mendapat apresiasi karena menjadi salah satu yang terbaik secara nasional.
Baca juga:Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025
Editor:Zalfirega
















