MATAPEDIA6.com, BATAM — Pemerintah Kota Batam terus mempercepat transformasi digital sebagai strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Langkah itu mengantarkan Batam masuk lima besar nominasi Anugerah Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2026.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Firmansyah, menegaskan digitalisasi tidak berhenti pada penerapan teknologi semata. Pemko Batam akan terus memperluas pemanfaatan sistem digital ke berbagai sektor pelayanan publik agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, efektif, dan transparan.
“Digitalisasi akan terus kami perluas sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang modern, adaptif, dan berdaya saing,” kata Firmansyah dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pemko Batam juga memperkuat integrasi data lintas sektor.
Langkah itu dibarengi percepatan digitalisasi layanan publik untuk mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Masuknya Batam dalam lima besar nominasi ADLGA 2026 menjadi indikator bahwa transformasi digital di kota ini tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi.
Pemerintah juga mendorong pemanfaatan data dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah.
Melalui penguatan kepemimpinan digital dan tata kelola berbasis data, Batam berupaya memperkokoh posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga:OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis
Editor:Zalfirega










