MATAPEDIA6.com, BATAM — Ngopi santai menjadi cara Kombes Pol Eddwi Kurniyanto mendekatkan diri dengan masyarakat Kampung Tua di Batam. Lewat kegiatan bertajuk Ngos-Ngosan atau Ngopi Santai dan Ngobrol Santai, Kabidpropam Polda Kepri itu membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan hingga informasi soal kinerja anggota Polri.
Kegiatan tersebut kembali digelar pada Sabtu (15/8/2026). Kali ini, Eddwi mengajak ibu-ibu warga Kampung Tua Batubesar untuk duduk bersama, berbincang, sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui di lingkungan sekitar.
Sebelumnya, kegiatan serupa berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) bersama bapak-bapak warga Kampung Tua Batubesar.
Eddwi mengatakan, Ngos-Ngosan sengaja dibuat dengan suasana santai agar masyarakat lebih leluasa menyampaikan informasi kepada dirinya.
“Saya mengadakan kegiatan Ngos-Ngosan ini untuk mendengarkan langsung apabila ada keluhan masyarakat terhadap anggota Polri, khususnya anggota kita di Polda Kepri,” ujar Eddwi di sela kegiatan.
Alumni Akpol 2000 itu juga membuka ruang bagi warga yang memiliki informasi terkait dugaan pelanggaran maupun penyalahgunaan wewenang oleh anggota kepolisian.
Menurutnya, setiap informasi yang disertai bukti dapat menjadi bahan untuk mengambil tindakan sesuai aturan.
“Ada pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang anggota, apabila ada buktinya kita siap beri tindakan sesuai kesalahannya,” tegasnya.
Baca juga:Komisi I DPRD Batam Kawal Sertifikat 82 Rumah Warga Tembesi Raya, Ditargetkan Rampung 3 Bulan
Bagi Eddwi, pertemuan dengan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengawasan terhadap anggota. Forum tersebut juga menjadi cara untuk menyerap informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Ia menilai informasi langsung dari warga penting untuk membantu kepolisian mengevaluasi kondisi di lapangan.
“Informasi dari masyarakat sangat baik untuk evaluasi kita dalam menjaga Kamtibmas,” ungkapnya.
Pendekatan Eddwi mendapat respons positif dari warga. Ella, salah seorang warga, menilai forum semacam ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berbicara langsung dengan pimpinan kepolisian.
“Jarang-jarang kita bisa mengadu atau menyampaikan keluhan langsung pada pimpinan Polri. Dengan adanya kegiatan ini, kita selain menyampaikan keluhan juga bisa menyampaikan saran langsung pada pimpinan Polri,” katanya.
Ngos-Ngosan pun tidak sekadar menjadi agenda ngopi bersama. Eddwi menjadikannya sebagai ruang komunikasi dua arah: polisi mendengar, sementara masyarakat mendapat kesempatan menyampaikan persoalan tanpa suasana formal.
Baca juga:Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina Gelar Tarik Benang dan Tebus Murah di 17 SPBU Sumbagut
Editor:Zalfirega











