MATAPEDIA6.com, BATAM — Persiapan acara Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam mendadak berantakan. Setidaknya puluhan tenda bazar UMKM yang sudah berdiri di lapangan sepak bola Legenda Malaka, Baloi Permai, Batam Kota, porak-poranda diterjang angin kencang, Kamis (10/9/2026).
Tiang-tiang tenda patah. Atap dan perlengkapan lapak berserakan di sekitar lapangan. Hujan yang menyusul setelah angin kencang membuat kondisi di lokasi semakin kacau.
Puluhan tenda beratap putih itu sedianya menjadi lapak para pelaku UMKM yang akan meramaikan rangkaian acara LAM Kota Batam. Kegiatan tersebut dijadwalkan mulai Jumat (11/9) dan melibatkan peserta dari enam kecamatan di Batam.
Tini, seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan angin kencang mulai terasa sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, hujan belum turun deras dan hanya berupa gerimis.
“Sekitar jam 11.30. Angin kencang sembari gerimis. Ini untuk acara LAM Kota Batam,” ujar Tini.
Beberapa saat kemudian, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Angin kembali bertiup kencang selama beberapa menit hingga menerbangkan sejumlah benda di sekitar lapangan.
Baca juga:HUT ke-26, PIKORI BP Batam Didorong Perluas Peran hingga Masyarakat Kota Batam
Tenda-tenda yang sebelumnya berdiri untuk persiapan bazar pun tak mampu menahan terpaan angin. “Sejumlah tiang patah dan bagian tenda tercerai-berai,” sebut wanita berhijab itu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata membenarkan tenda yang rusak merupakan lapak pedagang yang akan mengikuti kegiatan LAM Kota Batam.
Ia memastikan kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa. Yang penting tidak ada korban jiwa,” kata Ardiwinata.
Menurut Ardiwinata, pihaknya akan mengupayakan perbaikan terhadap seluruh properti yang rusak agar dapat kembali digunakan.
Ia juga memastikan kerusakan tenda tidak mengubah jadwal utama kegiatan LAM Kota Batam.
“Acara tetap lanjut. Itu merupakan acara LAM dan akan berlanjut beberapa hari lagi sampai acara puncak,” ujarnya.
Setelah angin mereda, para penyewa lapak dan pemilik tenant mulai mendatangi lokasi. Mereka mengumpulkan barang-barang yang berserakan sekaligus memperbaiki tenda serta perlengkapan bazar yang mengalami kerusakan.
Dipicu Awan Cumulonimbus
Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjelaskan hujan deras dan angin kencang yang terjadi di sekitar Legenda Malaka berkaitan dengan pertumbuhan awan cumulonimbus (Cb).
Awan tersebut tumbuh di sekitar wilayah Legenda Malaka sebelum kemudian pecah dan memicu hujan deras serta angin kencang dalam waktu singkat.
Kondisi itu membuat cuaca berubah cepat. Kawasan yang sebelumnya hanya diguyur gerimis tiba-tiba mengalami hujan deras disertai terpaan angin.
Berdasarkan catatan Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, kecepatan angin yang tercatat di stasiun meteorologi berada pada kisaran 7-10 knot atau sekitar 2-5 meter per detik.
“Berdasarkan catatan Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, kecepatan angin yang tercatat di stasiun meteorologi berada pada kisaran 7-10 knot atau sekitar 2-5 meter per detik,” kata Forecaster kepada wartawan.
Editor:Zalfirega










