Polda Kepri Siap Kirim Pasukan Pengamanan TPS H-7

Jumat, 2 Februari 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Matapedia6.com/ luci

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Matapedia6.com/ luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepolisian Daerah (Poldal Kepri terus matangkan persiapan pengamanan pemilu 2024. Hal terakhir yang dilaksanakan mengenai pengiriman pasukan ke daerah dilakukan paling lambat H-7, dan personel sudah berada di lokasi tugas pada H-5.

Saat ini untuk pengiriman logistik pemilu di Kepri berjalan dengan baik dan sudah hampir mencapai 100 persen untuk pulau-pulau yang ada di Kepri.

”Kita terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pelaksana pemilu di Kepri,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Jumat (2/2/2024).

Seluruh rangkaiyan dalam pemilu sampai saat ini berjalan dengan baik dan belum ada masalah yang cukup berarti. “Terakhir nanti kesiapan personel dalam melakukan pengamanan di TPS yang tersebar di Kepri,” kata Yan Fitri.

Untuk personel yang tugas di pulau akan dikirim paling lambat H-7 sebelum pencoblosan suara. “Paling lambat H-5 personel sudah berada di lokasi yang ditugaskan. Tugas utama mengawal persiapan lokasi pencoblosan di TPS,” kata Yan Fitri.

Sementara untuk wilayah Kepri kata Yan Fitri tidak ada yang dikategorikan rawan. “Semua daerah di Kepri aman-aman saja, dan kita harapkan semua masyarakat tetap menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing,” katanya.

Dia juga mengajak masyarakat agar mensukseskan pemilu di Kepri dengan saling menghargai dan menghormati satu sama lain. “Berbeda pilihan itu biasa, berbeda pandangan itu biasa, jadi mari saling menghargai,” kata Yan Fitri.

Sementara untuk semua calon yang akan melaksanakan kampanye, Yan Fitri menghimbau agar menaati aturan yang sudah ada agar tidak terjadi kesalah pahaman di lapangan.

Penulis: luci | Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru