Delapan Hari Operasi Seligi 2024, 384 Pengendara di Natuna Terjaring Razia

Senin, 22 Juli 2024 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satlantas Polres Bintan sedang memberikan edukasi kepada pengendara yang terjadinya razia seligi 2024, Senin (22/7/2024). Matapedia6.com/ Dok Lantas

Satlantas Polres Bintan sedang memberikan edukasi kepada pengendara yang terjadinya razia seligi 2024, Senin (22/7/2024). Matapedia6.com/ Dok Lantas

MATAPEDIA6.com, NATUNA – Kesadaran masyarakat terhadap rambu lalu lintas masih cukup minim di Ranai, Kabupaten Natuna. Selama 8 hari gelar operasi Seligi 2024, sebanyak 384 pengendara terjaring razia.

Pelanggaran paling banyak ditemukan di lapangan yakni pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm saat berkendara. Sementara pelanggaran kedua pengendara masih anak dibawah umur.

Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa, melalui Kasatlantas Polres Natuna, AKP Sopan menerangkan operasi seligi 2024 dilaksanakan untuk memberikan kesadaran kepada pengendara agar tertib berlalu lintas.

“Dengan tertib berlalu lintas, maka dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas,” terangnya, Senin (22/7/2024).

Sopan menambahkan, dalam penindakan, Satlantas tidak selalu melakukan penilangan, namun juga memberikan teguran secara tertulis, dan edukasi kepada pengendara.

Dia juga menjelaskan keselamatan bagi pengendara lahir dari diri pengendara terlebih dulu, oleh sebab itu sangat penting mematuhi aturan lalu lintas.

“Harapan kita bagi pengendara, agar selalu menaati aturan lalu lintas. Hal ini juga agar tidak membahayakan pengendara lain,” katanya.

Dia mencontohkan seperti penggunaan telepon saat berkendara, hal tersebut sangat membahayakan pengendara lain dan juga pengendara itu sendiri.

“Konsentrasi dalam perjalanan akan terganggu, ini yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain,” kata Sopan.

Dia menghimbau kepada masyarakat Natuna agar selalu mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru