Telan Anggaran Ratusan Miliar, Jokowi Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di RS Ngoerah Denpasar

Selasa, 3 September 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmikan Gedung pelayanan kesehatan Ibu dan Anak di Ngoerah, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Senin (2/9/2024). Matapedia6.com/Dok Setneg.go.id.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmikan Gedung pelayanan kesehatan Ibu dan Anak di Ngoerah, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Senin (2/9/2024). Matapedia6.com/Dok Setneg.go.id.

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di Bali. Pemerintah pusat gelontorkan ratusan miliar bangun rumah sakit Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Ngoerah, Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Rumah sakit tersebut sudah selesai dibangun dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Senin (2/9/2024).

Jokowi menyebut, bangunan gedung baru Rumah Sakit Ngoerah seperti hotel bintang 5, dimana ruang tunggu maupun furniturnya ditata sangat bagus, peralatannya semua modern, canggih, dan serba digital.

“Bangunan yang megah ini telah menghabiskan anggaran Rp 233 miliar plus alat kesehatannya karena modern jadi mahal Rp 241 miliar,” kata Jokowi dikutif dari Setneg.go.id, Selasa (3/9/2024).

Jokowi mengatakan nilai anggaran yang digelontorkan tidak menjadi masalah asal masyarakat khususnya ibu dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya.

“Dan masih ada tambahan untuk SDM-nya Rp 28 miliar serta 326 unit tempat tidur yang akan memberikan tambahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita,” kata Jokowi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menyampaikan, layanan Ibu dan Anak di RSUP Ngoerah ini mengoptimalkan kesehatan mental ibu dan anak.

“Ini akan dilengkapi alat-alat medis seperti USG kehamilan yang canggih di kelasnya, serta akan mewujudkan misi Kementerian Kesehatan dalam menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi, juga angka stunting pada balita,” papar Adjib.

Adjib menyebut, setelah diresmikan Presiden Jokowi maka Hutama Karya akan melanjutkan masa pemeliharaannya yang masih tersisa 11 bulan lagi.

Sedangkan secara keseluruhan pihak RSUP Ngoerah akan melakukan penyempurnaan alat-alat kesehatan dan medis yang akan didatangkan baik untuk rawat inap, ruang operasi, NICU, dan PICU.

RSUP Ngoerah juga akan dilengkapi dengan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) yakni upaya pelayanan komprehensif di rumah sakit untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal yang sangat jarang ada pada rumah sakit-sakit biasa, fasilitas bayi tabung dan prinsip SIDIK untuk mengetahui kelainan janin secara komprehensif dengan alat yang bernama ekokardiografi.

“Ini akan mengurangi kematian ibu dan anak di Provinsi Bali dan pada umumnya di negara kita Indonesia,” ujar Presiden.

Acara peresmian ini diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi, sebagai simbolisasi peresmian Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Sakit Ngoerah.

Dengan mengucapkan doa dan memohon restu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, Presiden resmi membuka gedung tersebut untuk masyarakat.

“Dengan memohon restu Ida Sang Hyang Widi Wasa, pada sore hari ini saya resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Sakit Ngoerah di Kota Denpasar, Provinsi Bali,” ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Pj.Gubernur Bali S. M. Mahendra Jaya, dan Direktur Utama Rumah Sakit Ngoerah I Wayan Sudan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon
Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal I 2026, Dorong Kinerja lewat AI Hyper-Personalization
Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha
Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan
Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional
TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya
OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:15 WIB

OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon

Senin, 4 Mei 2026 - 18:19 WIB

Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal I 2026, Dorong Kinerja lewat AI Hyper-Personalization

Kamis, 30 April 2026 - 17:50 WIB

Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan

Rabu, 29 April 2026 - 16:37 WIB

Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional

Berita Terbaru