Kapolda Kepri Ikut Persiapan Pengamanan Pelantikan Presiden Terpilih di Jakarta

Selasa, 15 Oktober 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, bersama Kapolda di Indonesia foto bersama usai apel persiapan Pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Markas Komando Korps Brigade Mobil (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok. Pada Senin (14/10/2024). Matapedia6.com/ Dok Humas Polda

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, bersama Kapolda di Indonesia foto bersama usai apel persiapan Pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Markas Komando Korps Brigade Mobil (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok. Pada Senin (14/10/2024). Matapedia6.com/ Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Amankan pelantikan presiden yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2024, Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, ikut Kegiatan Apel Kesiapan Pengamanan di Markas Komando Korps Brigade Mobil (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok. Pada Senin (14/10/2024).

Tujuan apel ini adalah untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam mengamankan jalannya pelantikan.

Adapun Penekanan dalam apel tersebut mencakup pengamanan lokasi acara, pengendalian massa, serta penanggulangan potensi ancaman yang dapat mengganggu kelancaran proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan Kerja sama TNI dan Polri diakui sebagai kunci dalam menjaga keamanan nasional, terutama dalam momen-momen penting seperti pelantikan ini.

“Soliditas kedua lembaga tersebut dinilai krusial dalam menjaga situasi kondusif, mempertahankan stabilitas pemerintahan, dan memastikan keselamatan publik selama proses pelantikan berlangsung,” kata Pandra.

Sementara pengamanan yang akan dilaksanakan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif seperti patroli rutin, deteksi dini terhadap potensi ancaman, serta penempatan personel di titik-titik strategis menjadi bagian dari strategi yang diterapkan guna menjaga ketertiban pada acara-acara besar seperti ini,” kata Pandra.

Pelaksanaan pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih adalah tanggung jawab besar yang diemban TNI dan Polri.

“Kegiatan ini tidak hanya penting bagi stabilitas nasional, tetapi juga mencerminkan kedewasaan demokrasi Indonesia di mata dunia. Keamanan dan ketertiban adalah prioritas kami demi menjaga kepercayaan masyarakat dan memperkuat fondasi negara yang kokoh,” kata Pandra.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru