TNI AL Gagalkan Penyeludupan 18 Pekerja Migran Ilegal di Perairan Sungai Safar Nongsa Batam

Rabu, 30 Oktober 2024 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lantamal IV Batam serahkan calon PMI ilegal. Foto:Dok/Istimewa

Lantamal IV Batam serahkan calon PMI ilegal. Foto:Dok/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM-TNI Angkatan Laut menggagalkan penyelundupan 18 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal di Sungai Safar Kelurahan Sambau, Nongsa Batam, Selasa (29/10) sekitar pukul 21.20 WIB. Para PMI ini hendak diselundupkan ke Malaysia.

Komandan Lantamal IV Batam Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tjatur Soniarto menyebut, kasus ini terungkap setelah Satgas Ops Intel Koarmada I serta Tim Intelijen Lantamal IV mendapatkan informasi tentang adanya penyelundupan PMI Ilegal.

Pihaknya lalu melaksanakan pengintaian dan penyisiran di sekitar perairan Pantai Bale-bale Nongsa Batam.

“Setelah kurang lebih 1 Jam 30 Menit melakukan pemantauan, sekira pukul 21.20 WIB, Tim melihat adanya Speed Boat yang melintas, diduga membawa Calon PMI Non Prosedural tersebut,” ujarnya dikutip dalam siaran pers, Rabu (30/10/2024).

Saat kapal Speed Boat diamankan, berupaya untuk melarikan diri. Kemudian kapal dengan sengaja dikandaskan pelaku di Sungai Kafar Kelurahan Sambau, Nongsa, Kota Batam.

“Kemudian Pukul 21.30 WIB, Tim yang dibantu dengan warga yang menyadari adanya keramaian di daerahnya, kemudian membantu petugas untuk melakukan pencarian Calon PMI Non Prosedural yang melarikan diri ke hutan bakau dan berhasil menemukan 8 Orang Terduga Calon PMI Non Prosedural,” ujarnya.

Kemudian pada Rabu dini hari, Tim dan warga setempat berhasil menemukan 8 orang lainnya yang bersembunyi dikebun pisang .Pukul 05.30 WIB, 2 Orang Calon PMI Non Prosedural lainnya menyerahkan diri ke Petugas.

“Adapun total calon PMI Non Prosedural yang telah diamankan berjumlah 18 orang diantaranya, 10 laki-laki dan 4 perempuan dan 4 anak laki-laki,” katanya.

“Jadi dari informasi calon PMI 22 orang bersama 2 tekong. 18 yang berhasil diamankan dan 4 kabur dari petugas,” imbuhnya.

Kini, para calon PMI tersebut telah diserahkan ke Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Batam guna menjalani pemerikasaan lebih lanjut.

Baca juga:TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu 10 KG dari Malaysia ke Batam

Cek berita artikel lainnya Google News 

Penulis:Rega|Editor:Meizon

Berita Terkait

BP Batam Gandeng Pertamina, Perkuat Pasokan Avtur untuk Penerbangan Hang Nadim
Jaksa Banding Vonis Seumur Hidup Wilson Lukman dalam Kasus Pembunuhan Dwi Putri
PIKORI BP Batam Galang Rp40 Juta untuk Korban Gempa NTT, Titip Penyaluran ke BAZNAS
Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional
Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:12 WIB

BP Batam Gandeng Pertamina, Perkuat Pasokan Avtur untuk Penerbangan Hang Nadim

Sabtu, 19 September 2026 - 15:06 WIB

PIKORI BP Batam Galang Rp40 Juta untuk Korban Gempa NTT, Titip Penyaluran ke BAZNAS

Sabtu, 19 September 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Berita Terbaru