Amsakar Paparkan Strategi Pembangunan Batam di Forum Internasional Jepang – Indonesia

Kamis, 25 September 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat memaparkan strategi tata kelola keuangan daerah serta penguatan BUMD demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Japan Indonesia Local Administration Seminar 2025  di Mandarin Oriental Hotel Jakarta, Kamis (25/9/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat memaparkan strategi tata kelola keuangan daerah serta penguatan BUMD demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Japan Indonesia Local Administration Seminar 2025 di Mandarin Oriental Hotel Jakarta, Kamis (25/9/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tampil sebagai salah satu pembicara utama dalam Japan Indonesia Local Administration Seminar 2025 yang digelar di Mandarin Oriental Hotel Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Seminar yang digagas Kementerian Dalam Negeri RI bersama Ministry of Internal Affairs and Communication (MIC) Japan ini mengusung tema “Strengthening Local Finance and Regional-Owned Enterprise for Economic Growth in the Regions”.

Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman tata kelola keuangan daerah serta penguatan BUMD demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam paparannya berjudul “Strategi untuk Mendukung Pembangunan Daerah”, Amsakar menekankan posisi Batam yang sangat strategis.

Dengan luas wilayah 1.034,732 km² yang terdiri dari 454 pulau, Batam ditetapkan pemerintah sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

Baca juga: Batam Rawan Banjir, Li Claudia Minta BP dan Pemko Bangun Sinergi Kajian Teknis Drainase

Status ini menjadikan Batam salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Kinerja ekonomi Batam terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi 2024 tercatat 6,69 persen, melampaui capaian Provinsi Kepulauan Riau (5,02 persen) maupun nasional (5,03 persen).

“Pertumbuhan ekonomi yang positif ini menunjukkan arah pembangunan Batam sudah berada di jalur yang tepat. Pemerintah berkomitmen menjaga iklim investasi dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Amsakar.

Selain industri dan investasi, sektor pariwisata juga menjadi penyumbang besar. Pada 2024, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam mencapai 1.326.831 orang, meneguhkan Batam sebagai salah satu pintu utama pariwisata Indonesia.

Dari sisi keuangan daerah, empat sektor pajak menjadi kontributor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam, yakni:

Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan), BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dan Pajak reklame

Baca juga: Mendagri Rakor Pemerintahan se-Sumatera di Batam, Ingatkan Kepala Daerah Jaga Khamtibmas

“Semua capaian ini adalah modal kuat bagi Batam untuk terus melangkah maju. Kami optimistis Batam bisa menjadi pusat investasi dan pariwisata unggulan di Asia Tenggara,” tegasnya.

Selain paparan dari Batam, seminar juga menghadirkan para pakar dan praktisi dari Indonesia maupun Jepang. Mereka berbagi praktik terbaik dalam penguatan keuangan lokal serta pengelolaan BUMD berbasis hasil (result-based governance).

Forum internasional ini diharapkan melahirkan gagasan-gagasan strategis bagi transformasi pembangunan daerah, termasuk penerapan tata kelola yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan di Batam maupun daerah lain di Indonesia.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru