Antisipasi Potensi Banjir Rob, Warga Diminta Waspada

Jumat, 12 Januari 2024 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi banjir menimpa rumah warga di Batam beberapa waktu lalu. Foto:Istimewa/matapedia6

Ilustrasi banjir menimpa rumah warga di Batam beberapa waktu lalu. Foto:Istimewa/matapedia6

MATAPEDIA6.com, BATAM- Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob. Hal ini berdasarkan laporan BMKG, potensi banjir rob diprediksi terjadi pada 12-16 Januari 2024.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi Panjaitan menyebut bahwa BMKG sudah memberikan imbauan dan mari sama waspada.

“BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam sudah mengeluarkan imbauan, mari sama-sama kita waspada supaya tidak terjadi bencana bagi masyarakat,” ujar Rudi dalam keterangannya, Jumat (12/1/2024).

Menurut dia, banjir rob disebabkan air pasang yang dipicu ‘new moon’ hingga tingginya curah hujan yang sedang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Adapun wilayah yang diwaspadai pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, Belakangpadang, Bulang, Galang dan sekitarnya.

“Informasi ini sangat penting sehingga kami berharap agar disampaikan ke keluarga yang tinggal di pesisir agar tidak terjadi dampak buruk dari potensi banjir rob ini,” kata dia.

Sebagai tindaklanjuti surat edaran yang telah disampaikan oleh Bapak Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam rangka menyambut libur pergantian tahun pada akhir tahun lalu terus mengupdate informasi.

Hingga peningkatan kewaspadaan di jalur pelayaran hingga pelabuhan agar transportasi laut di Batam tidak terganggu.

“Mohon untuk berhati-hati dalam beraktivitas, kami minta semua pelayaran termasuk nelayan untuk memantau informasi cuaca dan mengikuti instruksi petugas yang berwenang,” pesan dia.

Ia berharap dengan langkah kewaspadaan bersama ini, semua masyarakat bisa meningkatkan pencegahan dan terus siaga dalam menghadapi potensi banjir rob tersebut.

“Ini upaya kita bersama dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mengantisipasi bahkan meminimalisir dampak buruk dari banjir rob yang berpotensi terjadi di Batam,” tuturnya.

 

Cek berita artikel lainnya di Google News

 

Penulis:Rega|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru