Batam Hadapi Krisis Air, Pemko Siapkan Shalat Istisqa dan Langkah Darurat Pasokan Air

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi waduk Muka Kuning yang sudah mulai membentuk garis pinggir akibat penurunan debit air, dampak musim panas yang terjadi saat ini di Kota Batam, Rabu (11/2/2026). Matapedia6.com/Istimewa

Kondisi waduk Muka Kuning yang sudah mulai membentuk garis pinggir akibat penurunan debit air, dampak musim panas yang terjadi saat ini di Kota Batam, Rabu (11/2/2026). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Krisis air baku mulai dirasakan di Kota Batam setelah hujan tidak kunjung turun dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah waduk utama seperti Duriangkang, Muka Kuning, dan Sei Harapan dilaporkan mengalami penurunan debit air yang cukup signifikan akibat cuaca panas berkepanjangan.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Batam bersama Kementerian Agama dan tokoh agama berencana menggelar shalat istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan rencana tersebut merupakan usulan dari Kemenag dan para tokoh agama setelah dilakukan rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.

“Usulan ini datang dari Kemenag dan para tokoh agama. Ini ikhtiar kita bersama, karena kita tahu sumber air baku Batam sangat bergantung pada curah hujan,” ujar Amsakar, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan informasi BMKG, cuaca panas diperkirakan masih akan berlangsung hingga Maret mendatang, sehingga tekanan terhadap ketersediaan air bersih diprediksi masih akan terjadi, terutama menjelang bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari.

Baca juga: Kemenag Batam Dorong Salat Istisqa, Kemarau Panjang Mulai Tekan Pasokan Air

Selain upaya spiritual, Pemko Batam juga menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk menjaga pasokan air bagi masyarakat.

Langkah tersebut antara lain pembersihan dan pelebaran waduk, peningkatan kelancaran distribusi air, serta penyediaan suplai air melalui mobil tangki ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan atau stress area.

Saat ini, pemerintah bersama BP Batam mengoperasikan puluhan armada mobil tangki, termasuk kendaraan yang dimodifikasi dengan tandon tambahan, untuk mendistribusikan air ke berbagai titik layanan setiap hari.

Upaya ini dilakukan sebagai solusi jangka pendek sembari memperkuat program perbaikan sistem penyediaan air jangka panjang.

Amsakar berharap berbagai langkah darurat tersebut mampu menjaga kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, terutama selama Ramadan.

Baca juga: Wakil Kepala BP Batam Tinjau Empat Waduk, Perbaikan Pipa dan Ketahanan Air Jadi Fokus

“Kami berupaya agar memasuki bulan suci Ramadan tidak ada gangguan serius terhadap kebutuhan air warga. Walaupun langkah ini masih bersifat sementara, kami terus memperbaiki solusi jangka panjang agar kondisi pasokan air semakin stabil,” kata Amsakar.

Penulis: Luci | Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Amsakar Achmad Sebut Driver Online Penentu Citra Batam di Mata Wisatawan
Ansar Ahmad Resmikan Revitalisasi SMA/SMK di SMKN 11 Batam, Genjot Lulusan Siap Kerja
Kejari Batam Hentikan 3 Perkara Lewat Restorative Justice, 1 Kasus Disetop Demi Kepentingan Umum
262 Pelanggar Ditindak, Polresta Barelang Sikat Knalpot Brong dan Truk Tak Laik Jalan di Batam
BP Batam Kebut Pemulihan Lahan Tambang Ilegal di KKOP, Progres Sudah 30 Persen
Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan
Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan
Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:47 WIB

Amsakar Achmad Sebut Driver Online Penentu Citra Batam di Mata Wisatawan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:05 WIB

Kejari Batam Hentikan 3 Perkara Lewat Restorative Justice, 1 Kasus Disetop Demi Kepentingan Umum

Senin, 11 Mei 2026 - 16:37 WIB

262 Pelanggar Ditindak, Polresta Barelang Sikat Knalpot Brong dan Truk Tak Laik Jalan di Batam

Senin, 11 Mei 2026 - 16:25 WIB

BP Batam Kebut Pemulihan Lahan Tambang Ilegal di KKOP, Progres Sudah 30 Persen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:56 WIB

Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan

Berita Terbaru