Bocah 10 Tahun Nyaris Tenggelam di Pantai Tanjung Pinggir, Diselamatkan Tim Polairud Polda Kepri

Jumat, 4 April 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kaopsda Ketupat Seligi Polairud Polda Kepri saat melakukan penyelamatan terhadap bocah 10 tahun tenggelam di Pantai Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kamis (3/4/2025) Matapedia6.com/Dok Humas Polda

Tim Kaopsda Ketupat Seligi Polairud Polda Kepri saat melakukan penyelamatan terhadap bocah 10 tahun tenggelam di Pantai Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kamis (3/4/2025) Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Momen liburan di Pantai Tanjung Pinggir, Sekupang, Kota Batam, nyaris berujung petaka bagi seorang bocah berusia 10 tahun yang tenggelam saat asyik berenang pada Kamis (3/4/2025) sore.

Beruntung, tim Kaopsda Ketupat Seligi Polairud Polda Kepri yang tengah bertugas dengan sigap merespons teriakan pengunjung dan berhasil menyelamatkan korban.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, melalui PS Kasubdit Penmas Humas Polda Kepri, Tigor Dabariba, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WIB.

Saat kejadian, orang tua korban telah selesai berenang dan sedang berada di tepi pantai, sementara anak mereka masih menikmati air laut meski hari mulai senja.

Suasana pantai yang semula tenang mendadak panik ketika terdengar teriakan meminta tolong.

Tim Polairud yang tengah bertugas segera merespons dengan cepat. Mengandalkan petunjuk suara dari para pengunjung, petugas langsung melakukan pencarian dan akhirnya menemukan korban.

“Anak yang tenggelam berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Saat ditemukan, ia belum terlalu lemas, diduga baru beberapa saat tenggelam,” ujar Tigor.

Setelah berhasil diselamatkan, bocah tersebut langsung dievakuasi ke darat.

Orang tua korban yang berada di lokasi segera membawa anak mereka pulang untuk mendapatkan pemulihan lebih lanjut.

Tigor menambahkan, pihak kepolisian lebih mengutamakan keselamatan korban daripada meminta keterangan mendetail dari orang tua, mengingat kondisi anak yang masih lemas dan gemetar usai insiden.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat berada di tempat wisata, terutama pantai.

Orang tua harus lebih memperhatikan anak-anak saat berenang agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para wisatawan agar tetap waspada dan memperhatikan keselamatan, terutama bagi anak-anak yang bermain di sekitar perairan.

Berkat kesigapan tim Polairud Polda Kepri, satu nyawa berhasil diselamatkan dari bahaya tenggelam.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru