BP Batam Lakukan Pengukuran dan Data Warga Terdampak Pelebaran Jalan Pelabuhan Batu Ampar-Kampung Seraya

Selasa, 21 Januari 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ditpam BP Batam data dan ukur lahan warga yang terdampak pelebaran jalan di Batu Ampar-Seraya, Selasa (21/1/2025). Foto:Dok/Humas BP

Ditpam BP Batam data dan ukur lahan warga yang terdampak pelebaran jalan di Batu Ampar-Seraya, Selasa (21/1/2025). Foto:Dok/Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM– Badan Pengusahaan (BP)  Batam mengukur dan mendata warga terdampak pelebaran jalan Batu Ampar-Kampung Seraya bersama TNI/Polri, Satpol PP, dan perangkat masyarakat pada Selasa 21 Januari 2025.

Kasi Patroli dan Pengamanan Hutan Ditpam BP Batam, Wilem Sumanto menyebut, proyek pelebaran jalan sepanjang 3,5 km dengan ROW 30 meter akan dibangun menjadi dua lajur di setiap jalur dan dilengkapi pedestrian.

“Proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan mengembangkan destinasi wisata Bukit Senyum, tempat terbaik untuk melihat Singapura,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (21/1/2025).

Sumanto menyebut, bahwa pengukuran dan pendataan warga terdampak pelebaran jalan berlangsung aman dan kondusif. Ia berharap masyarakat menjaga situasi aman demi kepentingan bersama.

“Kami tentunya sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat. Tanpa adanya dukungan dari masyarakat, pelebaran jalan ini tidak mungkin dapat terwujud,” ujar Wilem disela pengukuran dan pendataan.

Wilem menambahkan bahwa BP Batam telah melakukan sosialisasi di Kantor Camat Batu Ampar. Sosialisasi ini dihadiri Camat Ridwan NS, perwakilan Koramil 01 Batam Timur, Polsek Batu Ampar, dan perangkat masyarakat.

“Masyarakat mendukung pelebaran jalan ini untuk penataan yang lebih baik dan peningkatan perekonomian di Batu Ampar,” tutup dia.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Meizon

Berita Terkait

Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ
Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026
33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah
OJK Kepri Perkuat Akses Keuangan, PT Induk Gadai Sejahtera Resmi Beroperasi di Batam
Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk
OJK Kepri Genjot Ketahanan Siber, Tekan Lonjakan Fraud Digital
OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan
OJK–BKKBN Kepri Perkuat Literasi Keuangan Keluarga, Bidik Penurunan Stunting

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ

Senin, 20 Juli 2026 - 14:42 WIB

Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:23 WIB

33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:26 WIB

OJK Kepri Perkuat Akses Keuangan, PT Induk Gadai Sejahtera Resmi Beroperasi di Batam

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:07 WIB

Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru