Disdukcapil Batam Jemput Bola di Tengah Bazar, Urus Dokumen Warga Tanpa Libur

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy saat di Bazar Batamliciouz di Taman Pasific, Nagoya, Rabu (23/12/2025). Foto:Yul/matapedia

Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy saat di Bazar Batamliciouz di Taman Pasific, Nagoya, Rabu (23/12/2025). Foto:Yul/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam turun langsung ke tengah keramaian Bazar Batamliciouz di Taman Pasific, Nagoya, Rabu (23/12/2025).

Melalui Gerakan Aksi Pelayanan On Location (Gaspol) dalam program ke Tempat Anda, Pelayanan Lengkap (Ketapel), Disdukcapil membuka layanan administrasi kependudukan tanpa menunggu warga datang ke kantor.

Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy, menyatakan program Ketapel dirancang untuk memangkas jarak dan waktu pelayanan dengan menyapa masyarakat langsung di ruang publik.

“Hari ini kami berkolaborasi dengan Batamliciouz dan hadir di bazar untuk melayani pengunjung serta warga sekitar yang ingin mengurus dokumen kependudukan,” ujar Adisthy.

Disdukcapil membuka layanan Ketapel sejak 23 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Warga dapat mengurus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), mencetak Kartu Identitas Anak (KIA), hingga melakukan perekaman e-KTP di lokasi.

Baca juga: Telkom Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Tengah Akselerasi Transformasi Digital

Untuk perekaman e-KTP, Disdukcapil menetapkan waktu cetak fisik selama tiga hari. Warga yang melakukan perekaman pada 23 Desember dapat mengambil e-KTP fisik di lokasi yang sama pada H+2.

“Perekaman hari ini, fisiknya bisa diambil tiga hari kemudian di tempat ini,” jelas mantan Camat Lubuk Baja tersebut.

Adisthy menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak pelayanan dibuka, warga terus berdatangan tanpa jeda untuk memanfaatkan layanan yang disediakan.

“Tidak ada libur pelayanan. Justru di momen libur kami turun langsung ke lapangan. Sejak dibuka tadi, warga terus datang,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh layanan Ketapel diberikan gratis tanpa pungutan biaya. Masyarakat cukup membawa dokumen pendukung sesuai layanan yang dibutuhkan.

Selain pelayanan dokumen, Disdukcapil juga gencar sosialisasi penggunaan IKD. Hingga kini, sekitar 58 ribu warga Batam telah mengaktifkan IKD.

“Kami dorong masyarakat beralih ke IKD karena fungsinya sama dengan e-KTP. Ke depan, kami berharap jumlah pengguna terus bertambah,” tutup Adisthy.

Baca juga:Hakim HS Dipecat MKH Gegara Dugaan Selingkuh, Begini Penjelasan PN Batam

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Pledoi Kasus Kebakaran MT Federal II, PH Minta Terdakwa Bebas dengan Pertimbangan Usia dan Perdamaian
IDI Kepri Telusuri Kematian Pasien BPJS Usai Operasi Ambeien di RS Awal Bros Batam
Pertamina Periksa Kesehatan 200 Warga Terdampak Banjir di Kuranji Padang
Dewi Meninggal Usai Operasi Ambeien di RS Awal Bros, Keluarga Pertanyakan Penanganan Medis
IMM Kepri Apresiasi Iman Sutiawan dan Polda Kepri atas Kontribusi Pendidikan dan Keamanan
UKW Akbar PWI Kepri Gratis, 36 Wartawan Disiapkan Ikuti Uji Kompetensi
Waduk Nongsa Menyusut, BP Batam Atur Ulang Pasokan Air
Polda Kepri Ungkap 6 Kasus Narkotika, 11 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Pledoi Kasus Kebakaran MT Federal II, PH Minta Terdakwa Bebas dengan Pertimbangan Usia dan Perdamaian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:39 WIB

IDI Kepri Telusuri Kematian Pasien BPJS Usai Operasi Ambeien di RS Awal Bros Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Pertamina Periksa Kesehatan 200 Warga Terdampak Banjir di Kuranji Padang

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Dewi Meninggal Usai Operasi Ambeien di RS Awal Bros, Keluarga Pertanyakan Penanganan Medis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:35 WIB

IMM Kepri Apresiasi Iman Sutiawan dan Polda Kepri atas Kontribusi Pendidikan dan Keamanan

Berita Terbaru