Ditlantas Bersama Samsat Jemput Bola Registrasi Kendaraan Lewat Program Sampul

Rabu, 12 Februari 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Ditlantas bersama Samsat dan jasaraharja jemput bola registrasi kendaraan tertib Admistrasi di Belakang Padang, Selasa (11/2/2025). Matapedia6.com/Dok Ditlantas Polda Kepri

Anggota Ditlantas bersama Samsat dan jasaraharja jemput bola registrasi kendaraan tertib Admistrasi di Belakang Padang, Selasa (11/2/2025). Matapedia6.com/Dok Ditlantas Polda Kepri

MATAPEDIA6.com, BATAM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Jasa Raharja Provinsi Kepri meluncurkan program inovatif bernama Samsat Antar Pulau (Sampul).

Program ini bertujuan mempermudah masyarakat di pulau-pulau sekitar Provinsi Kepri dalam melakukan registrasi kendaraan bermotor tanpa harus datang ke Samsat di Batam Centre.

Kombes Pol Tri Yulianto, Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, menyatakan bahwa program Sampul dirancang untuk mengurangi beban masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil.

“Kami memahami bahwa perjalanan dari pulau ke Batam untuk registrasi kendaraan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Melalui program Sampul, kami hadir di tengah masyarakat untuk memudahkan proses tersebut,” ujar Tri pada Selasa (12/2/2025).

Dengan rutin melakukan registrasi kendaraan, pemilik kendaraan tidak hanya memastikan kendaraannya tercatat secara resmi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan negara.

Selain itu, kendaraan yang terdaftar secara resmi memiliki nilai ekonomis yang lebih baik dan pemiliknya berhak atas santunan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Tri juga mengimbau warga pulau untuk memanfaatkan program Sampul saat tim berkunjung ke daerah mereka.

“Cukup di pulau saja, tidak perlu lagi ke Batam. Namun, jika tidak memanfaatkan program Sampul, pemilik kendaraan harus datang ke Samsat Batam Centre,” tambahnya.

Sebagai informasi, Kota Batam terdiri dari 371 pulau, dengan 308 di antaranya berpenghuni dan 63 pulau lainnya tidak berpenghuni.

Dengan kondisi geografis yang demikian, program Sampul diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan tertib administrasi registrasi kendaraan di wilayah Kepulauan Riau.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru