Hari Pertama WFH di Batam: ASN Absen Tiga Kali, Wajib Zoom, Ritme Kerja Tetap Kencang

Jumat, 24 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pegawai pemko Batam mengikuti zoom di WFH pada Jumat (24/4/2026). Foto:KataBatam

Para pegawai pemko Batam mengikuti zoom di WFH pada Jumat (24/4/2026). Foto:KataBatam

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam resmi menerapkan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) non-esensial mulai Jumat (24/4/2026).

Hari pertama berjalan dengan kontrol ketat: ASN wajib ikut rapat Zoom sejak pagi, mengisi absensi tiga kali, dan menjaga produktivitas setara kerja di kantor.

Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 23 Tahun 2026 tentang transformasi budaya kerja melalui penyesuaian pelaksanaan tugas ASN. Pemko menggeser pola kerja tanpa menurunkan kinerja.

Dilansir dari KataBatam, Jumat (24/4/2026). Pantauan di Gedung Pemko Batam menunjukkan suasana lebih lengang dari biasanya. Tidak ada hiruk-pikuk pagi seperti saat work from office (WFO). Namun, aktivitas kerja tetap bergerak. Koordinasi berlangsung intens melalui grup internal dan rapat daring.

Di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, pimpinan langsung menggelar Zoom pukul 07.30 usai absensi daring. Seluruh pegawai wajib hadir.

Mereka membahas rencana kerja harian, progres tugas, hingga kendala lapangan. Setiap hambatan langsung dilaporkan untuk diputuskan solusinya saat itu juga.

Sistem kehadiran menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg). ASN melakukan absensi tiga sesi: masuk pukul 07.30, istirahat (keluar–masuk) hingga pukul 13.00, dan pulang pukul 16.00.

Pengawasan tidak berhenti di situ. Setiap absensi wajib disertai bukti foto melalui aplikasi Marki yang menampilkan stempel waktu dan lokasi (timestamp & GPS). Skema ini memastikan pegawai benar-benar bekerja dari rumah, bukan bekerja dari mana saja.

Pemko menegaskan WFH bukan kelonggaran, melainkan perubahan metode kerja. Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian tetap berjalan. Target kinerja tidak berubah—ASN dituntut tetap produktif, disiplin, dan responsif meski bekerja dari rumah.

 

Baca juga:OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan

Editor:Miezon 

 

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Jaringan Informasi Digital, PBNN Jadi Garda Komunikasi Publik
Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Peringatan 1 Muharam, Ribuan Jemaah Larut dalam Suasana Khidmat
BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset dan Kawasan ke Deputi Pelayanan Umum
BP Batam Gandeng Polda Kepri dan Pengusaha Scrap, Persempit Ruang Gerak Pelaku Vandalisme
Pemko Batam Minta Warga Segera Cek Status BPJS Kesehatan, Pengurusan Bisa Lewat Puskesmas
DPRD Batam Terima Audiensi JSIT, Soroti Peningkatan Mutu Pendidikan
DPRD Batam Khawatir Banjir Ganggu Investasi, Minta Pemko dan BP Batam Bergerak Cepat
Batam Perkuat Mitigasi Bencana, Risiko Banjir hingga Abrasi Jadi Perhatian

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:07 WIB

Pemko Batam Perkuat Jaringan Informasi Digital, PBNN Jadi Garda Komunikasi Publik

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:45 WIB

Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Peringatan 1 Muharam, Ribuan Jemaah Larut dalam Suasana Khidmat

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset dan Kawasan ke Deputi Pelayanan Umum

Senin, 15 Juni 2026 - 20:35 WIB

BP Batam Gandeng Polda Kepri dan Pengusaha Scrap, Persempit Ruang Gerak Pelaku Vandalisme

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:43 WIB

Pemko Batam Minta Warga Segera Cek Status BPJS Kesehatan, Pengurusan Bisa Lewat Puskesmas

Berita Terbaru