Hoaks Pengerahan Massa, Kadis Kominfo: Ini Acara Peringatan Maulid Nabi Masjid Agung Batam 

Sabtu, 14 September 2024 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiskominfo Batam. Foto:Ist

Kadiskominfo Batam. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi hoaks yang beredar di jagat media sosial menjelang peresmian Masjid Agung Batam.

“Kami sangat menyayangkan ada oknum yang tidak bertanggung jawab justru menyebarkan hoaks pengerahan massa dengan embel-embel biaya transportasi menggunakan dana operasional dari provinsi,” ujar Rudi dalam pesan tertulis diterima matapedia6, Sabtu (14/9/2024).

Menurut dia Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disejalankan Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Batam, serta peresmian penggunaan kembali Masjid Agung Batam pasca renovasi pada Minggu (15/9/2024).

Acara ini, Pemko Batam akan mengundang penceramah kondang KH. Luqmanulhakim yang tak lain merupakan pengasuh Pondok Masjid Munzalan Ashabul Yamin Pontianak.

“Ini acara peringatan Maulid Nabi tingkat Kota Batam dan dirangkaikan dengan Peresmian Penggunaan salah satu Masjid kebanggaan masyarakat Kota Batam,” katanya.

Hoaks tersebut, kata Rudi, sengaja disebar melalui aplikasi perpesanan grup WhatsApp. Bahkan, pesan tersebut dibuat seolah dari panitia penyelenggara kegiatan.

“Adapun, pesan yang disebar bertuliskan, ass..bapak/ibu RT RW dimohon mengikuti acara ini, dan setiap RT/RW membawa perangkat nya (sekretaris dan bendahara); apabila RT/RW ataupun perangkat nya non muslim; diminta menghadirkan 3 orang warga nya. Kehadiran dipantau.”

“Biaya transportasi untuk acara ini bisa diambil dari Dana Operasional RT/RW dari Provinsi yang akan cair nanti, di-SPJ kan berupa nota pembelian BBM dan undangan acara ini diprint”

“Bukti kehadiran nya berupa foto juga bapak/ibu lampirkan untuk SPJ nanti Mantap lurah di batam..mengakomodir dana oprasional dari provinsi untuk kegiatan pemko batam.. Hati2 Rete dan Rewe..awas dijadikan tumbal politik”.

“Secara terbuka panitia mengundang jemaah dan seluruh masyarakat Kota Batam untuk bersama-sama merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. , dengan tidak ada embel-embel mewajibkan bahkan memberikan uang transportasi agar mereka datang,” tegas Rudi.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sekaligus Kepala BP Batam mengundang masyarakat Batam hadir saat peresmian dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peresmian masjid dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan digelar pada tanggal 15 September 2024, dimulai dengan shalat Maghrib berjemaah dengan dresscode mengenakan pakaian serba putih.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Meizon

 

 

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru