Hujan Deras Guyur Batam, Sungai Baloi Indah Meluap Warga Perumahan Kezia Mulai Resah

Minggu, 13 April 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi air disungai Baloi Indah setelah hujan deras guyur kota Batam pada Minggu (13/4/2025).

Kondisi air disungai Baloi Indah setelah hujan deras guyur kota Batam pada Minggu (13/4/2025).

MATAPEDIA6.com, BATAM – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak Minggu siang (13/4/2025) membuat warga Perumahan Kezia, Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, was-was akan ancaman banjir.

Kekhawatiran ini muncul karena kondisi sungai di sekitar perumahan yang sudah lama belum dinormalisasi, padahal sebagian badan sungai telah mengalami penimbunan.

Hujan mulai turun sejak pukul 13.00 WIB dengan intensitas cukup tinggi, diselingi jeda, lalu kembali turun deras.

Akibatnya, air di sungai Baloi Indah nyaris meluap dan hanya menyisakan jarak 10 centimeter dari ambang pintu belakang rumah warga.

“Kami yang tinggal di pinggir sungai sudah mulai cemas. Barang-barang sudah kami siapkan untuk diselamatkan kalau air sampai masuk ke rumah,” ungkap Ade, Ketua RT 05/RW 06 Perumahan Kezia.

Ade menambahkan, kondisi ini semakin memperparah keresahan warga karena badan sungai yang dulunya memiliki lebar sekitar 30 meter, kini menyempit drastis menjadi hanya sekitar 5 meter akibat penimbunan yang belum ditindaklanjuti dengan normalisasi.

“Dulu walaupun hujan deras, air sungai tidak pernah setinggi ini. Karena badan sungai masih lebar dan cukup menampung air. Sekarang, kalau hujan lebat sedikit saja, air sudah mengancam rumah warga,” jelasnya.

Ade juga mengingatkan, air yang mengalir ke Sungai Baloi berasal dari kawasan Sukajadi dan melintasi daerah padat seperti Simpang Jam.

Jika sungai ini tidak segera dinormalisasi, ia khawatir dampaknya bisa meluas, termasuk ke Lapas Anak dan Perempuan, hingga kantor Polresta Barelang.

“Kalau sungai ini tidak ditangani, bukan cuma warga yang terdampak. Simpang Jam bisa lumpuh karena banjir, Lapas dan Polres juga terancam tergenang,” tegasnya.

Ade berharap pemerintah Kota Batam dan dinas terkait segera turun tangan meninjau kondisi di lapangan, terutama saat hujan deras, agar solusi penanganan banjir bisa segera dilakukan.

Penulis:Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Polisi Tetapkan Ibu Tiri di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun
Ribuan Pelajar dan Guru Pawai Dukung Keberlanjutan Program MBG di Batam
Bus Pariwisata Bawa Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Terbalik di Melur, Satu Meninggal
Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai
Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi
Polda Kepri Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Sita 200 Gram Sabu dan 5 Kg Ganja di Batam
Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis
OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Polisi Tetapkan Ibu Tiri di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:26 WIB

Ribuan Pelajar dan Guru Pawai Dukung Keberlanjutan Program MBG di Batam

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:12 WIB

Bus Pariwisata Bawa Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Terbalik di Melur, Satu Meninggal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi

Berita Terbaru