Jalan Menuju Marina Raya dari Sei Temiang Makin Rusak Parah

Minggu, 9 Maret 2025 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan menuju Marina Raya dari arah Sei Temiang, jalan ini belum pernah diaspal maupun di semenisasi pemerintah, setiap kali hujan tanah jadi lumpur, Minggu (9/3/2025). Matapedia6.com/ Istimewa

Kondisi jalan menuju Marina Raya dari arah Sei Temiang, jalan ini belum pernah diaspal maupun di semenisasi pemerintah, setiap kali hujan tanah jadi lumpur, Minggu (9/3/2025). Matapedia6.com/ Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Warga Marina Raya, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, semakin resah dengan kondisi jalan utama yang semakin rusak parah.

Jalan yang sejak awal belum diaspal atau disemenisasi ini kini berubah menjadi kubangan lumpur ditengah cuaca belakangan sering hujan.

Hal ini menghambat aktivitas warga dan membahayakan pengendara.

Kondisi jalan tersebut sebelumnya belum pernah dibangun pemerintah, meski masyarakat sudah ramai dan menjadi akses yang dilalui warga Marina Raya.

Setiap tahun, warga telah mengusulkan perbaikan jalan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), tetapi hingga kini belum ada realisasi nyata dari Pemerintah Kota Batam.

Indra, salah satu warga Marina, mengungkapkan masyarakat sudah berkali-kali mengajukan perbaikan jalan, tetapi tak kunjung ada tindakan.

“Kami sudah lelah menunggu. Jalan ini semakin parah dan tak layak dilalui. Setiap hujan turun, kondisinya semakin buruk,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).

Keluhan serupa disampaikan Susanti, warga Perumahan Glory Raflesia, yang mengaku terpaksa melewati jalan berlumpur setiap hari.

“Ini satu-satunya akses keluar-masuk bagi kami. Kalau hujan, motor bisa tergelincir, dan anak-anak yang berangkat sekolah pun kesulitan melewatinya,” ungkapnya.

Sebagai bentuk protes, warga bahkan telah melakukan aksi simbolis dengan menanam pohon pisang di tengah jalan. Namun, langkah ini belum juga membuahkan hasil.

Ardian, warga Perumahan Renggali Marina, menegaskan bahwa kesabaran masyarakat mulai habis. Jika dalam waktu dekat tidak ada solusi konkret, warga siap menggelar aksi besar-besaran.

“Kami tidak ingin hanya diberi janji lagi. Jika tak ada tindakan nyata, kami akan turun aksi lebih besar untuk menuntut hak kami,” tegasnya.

Menanggapi keluhan warga, Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, mengakui bahwa perbaikan jalan ini telah diajukan dalam Program Strategis Pembangunan Kelurahan (PSPK). Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.

“Kami terus mengupayakan agar jalan ini segera diperbaiki. Selain pemerintah, kami juga meminta pihak pengembang perumahan di sekitar area ini untuk ikut berkontribusi,” jelasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru