Jemput Bola Pembayaran Pajak Kendaraan, Ditlantas dan Samsat Datangi Perusahaan

Kamis, 10 Oktober 2024 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Ditlantas Polda Kepri saat menjalankan Program Tanjak Kepri di PT Snepac Multi Indonesia, Kamis (10/10/2024). Dok Dirlantas Polda Kepri

Anggota Ditlantas Polda Kepri saat menjalankan Program Tanjak Kepri di PT Snepac Multi Indonesia, Kamis (10/10/2024). Dok Dirlantas Polda Kepri

MATAPEDIA6.com, BATAM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri gencarkan Program Taat Pembayaran Pajak bagi Perusahaan di Wilayah Kepri (Tanjak Kepri), dorong perusahaan tertib bayar pajak kendaraan.

Program Tanjak Kepri merupakan program baru jemput bola yang dibuat Ditlantas Polda Kepri bekerjasama dengan Dinas Pendapatan Provinsi Kepri.

“Program ini kita baru luncurkan, dimana dalam pelaksanaan di lapangan petugas dari Ditlantas dan juga Samsat melakukan jemput bola di lapangan, dengan cara mendatangi perusahaan,” kata Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, Kamis (10/10/2024).

“Jika ditemukan ada kendaraan yang menunggak pajak maka akan diminta segera menunaikan kewajibannya untuk membayar pajak,” kata Tri.

Sejauh ini kata Tri sudah dua kali Program tersebut di jalan sejak diluncurkan dan temuan di lapangan banyak kendaraan perusahaan yang tidak bayar pajak.

“Jadi dalam program ini selain meminta perusahaan membayar pajak, kita juga memberikan himbauan kepada perusahaan,” kata Tri.

Menurut Tri Program tersebut sangat bermanfaat selain meningkatkan motivasi wajib pajak menunaikan kewajibannya. Kegiatan tersebut juga sebagai wadah dalam memberikan himbauan langsung kepada pihak perusahaan.

“Hari ini Kamis (10/10/2024) kita melaksanakan Program Tanjak ke PT Snepac Multi perkasa, kita memberikan himbauan kepada perusahaan untuk bayar pajak tepat waktu,” kata Tri.

Ke depan Program tersebut akan terus dijalankan dengan mendatangi perusahaan yang ada di Kepri, hingga semuanya taat menunaikan kewajiban bayar pajak.

“Pajak ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pembangunan di Kepri, seperti pembangunan jalan, dan perbaikan infrastruktur lainnya,” terangnya.

Dia juga mengatakan jika semua taat pajak melakukan kewajibannya maka pembangunan juga akan berjalan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru