Loyalitas Pelanggan Indosat Hadirkan Akses Listrik Berkelanjutan di Tiga Wilayah Rural

Sabtu, 31 Mei 2025 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indosat. Foto:Ist

Indosat. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, JAKARTA- Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui ZIS Indosat kembali menegaskan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mendukung elektrifikasi di wilayah rural.

Perusahaan menghadirkan solusi energi terbarukan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui pengadaan panel surya.

Program ini menjadi wujud nyata dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang fokus pada dampak sosial positif serta keberlanjutan lingkungan.

Dukungan ini tercipta berkat kontribusi pelanggan IM3 dan Tri yang menukarkan poin loyalitas mereka, IMPoin dan BonsTri, pada periode 24 Februari hingga 13 April 2025.

Hasil dari inisiatif ini digunakan untuk pengadaan dan pemasangan panel surya di tiga lokasi penerima manfaat, yakni Pondok Pesantren Alam Desa Siru di Nusa Tenggara Barat, Pondok Pesantren Hidayatullah di Kepulauan Riau, dan SD Faturamarado di Sulawesi Tengah.

Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, sebagai bagian dari komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat Indonesia, Indosat menghadirkan akses listrik melalui panel surya. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan energi.

“Kami percaya bahwa akses energi adalah hak setiap warga negara. Kolaborasi antara pelanggan dan perusahaan membuktikan bahwa teknologi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan dapat bersinergi untuk kemajuan bangsa,” ungkap dia dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Capaian elektrifikasi nasional yang kini mencapai 99,83% merupakan hasil kerja keras pemerintah yang patut diapresiasi. Namun, masih ada komunitas yang menghadapi keterbatasan akses listrik.

Indosat hadir memberikan solusi dengan teknologi panel surya ramah lingkungan di daerah rural seperti Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari kontribusi sektor swasta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Salah satu contoh manfaat langsung dari program ini adalah Dusun Kolong di Nusa Tenggara Timur. Kehadiran panel surya di sana membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat.

Para santri kini dapat belajar lebih optimal pada malam hari berkat penerangan tenaga surya. Selain itu, pompa air bertenaga surya memastikan pasokan air bersih yang cukup bagi 110 santri dan 60 kepala keluarga.

Inisiatif ini membuktikan bahwa teknologi hijau tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang besar dengan meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat setempat.

Melalui keterlibatan aktif pelanggan dalam program ini, Indosat berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah. Para pelanggan Indosat dapat berkontribusi dengan mudah melalui penukaran poin loyalitas di aplikasi myIM3 dan bima+, dengan nominal mulai dari Rp100 hingga Rp5.000 untuk IMPoin, serta Rp50 hingga Rp2.000 untuk BonsTri.

Indosat juga menjaga transparansi dengan memberikan akses kepada pelanggan untuk memantau kontribusi mereka secara real-time melalui situs resmi [https://zisindosat.id/solar-panel](https://zisindosat.id/solar-panel).

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus
Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Berita Terbaru