Menanti Kebijakan Gubernur Kepri, Ratusan Calon Siswa SMKN Belum Tertampung

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan orangtua calon siswa yang anaknya belum tertampung datangi SMKN 1 Batam, saat ini masih ada ratusan calon siswa belum tertampung baik di SMAN maupun di SMKN. Matapedia6.com/ Luci

Puluhan orangtua calon siswa yang anaknya belum tertampung datangi SMKN 1 Batam, saat ini masih ada ratusan calon siswa belum tertampung baik di SMAN maupun di SMKN. Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM– Ratusan calon siswa sudah daftar ke SMAN/SMKN di Kota Batam, hingga saat masih menunggu kebijakan Gubernur Kepri. Pasalnya belum ada kebijakan dan belum ada kejelasan apakah mereka bisa sekolah atau tidak.

Salah satu orang tua, Hasnawati, menyebut menunggu kebijakan gubernur mengenai nasib anak untuk sekolah di SMKN 1 Batam.

“Sebelumnya berkas pendaftaran sudah kita serahkan kepada pihak sekolah, dan sekolah berjanji jika sudah ada kebijakan dari Disdik dan juga pemerintah provinsi akan segera diinformasikan,” katanya, Kamis (18/72024).

Hasnawati mengatakan setelah masuk sekolah dirinya sudah mendatangi sekolah, tetapi pihak sekolah mengatakan agar orang tua bersabar, karena belum ada kebijakan dan arahan dari Dinas.

“Jadi kita menunggu informasi dari sekolah,” kata Hasnawati.

Di tempat terpisah, Adelia orang tua calon siswi lainnya juga yang anaknya belum sekolah mengatakan dirinya juga menunggu kebijakan dan informasi dari sekolah.

“Mau kemana lagi anak kita sekolah, berkas pendaftaran sudah kita serahkan ke sekolah, di samping itu rumah kita juga dekat dengan sekolah,” katanya.

Adelia juga mengatakan dirinya sudah tidak tau mau berbuat apa.

“Anak saya juga tidak mau sekolah di tempat lain, selain di SMKN 1 Batam,” kata Adelia.

Sebelumnya dirinya sudah membujuk anak nya agar masuk ke SMAN, tetapi anaknya tidak mau dan hanya ingin sekolah di SMKN 1.

“Ini juga yang membuat kita pusing, anak maunya di SMKN 1,” kata Adelia.

Sementara sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Andi Agung kepada media menyebutkan, untuk SMKN di Batam perlu adanya pemadatan.

Kadisdik menyebutkan untuk di Kota Batam, jumlah murid yang belum tertampung baik di SMAN dan juga SMKN masih cukup banyak.

Penumpukan murid yang belum tertampung paling banyak ada di SMKN 1, SMKN 5, SMKN 6, dan SMKN 7.

“Kami lihat dulu, berapa banyak jumlah siswa yang tidak tertampung,” katanya.

Dia juga mengatakan untuk SMAN di Batam berbeda halnya dengan SMKN.

“SMAN di batam hanya beberapa sekolah saja yang terjadi penumpukan. Seperti SMAN 3 Batam, masih ada juga yang mau daftar. Padahal di SMAN 26 masih terjadi kekurangan 97 kursi,” sebutnya.

Kemudian hal yang sama terjadi juga di SMAN 15 masih ada sekitar 90 kursi juga yang kurang.

“Sebenarnya, kalau kita ratakan cukup itu semua. Kecuali SMK tadi ya,” ungkapnya.

Namun meski demikian Andi Agung menegaskan, tidak ada anak yang tidak bersekolah di Kepri.

“Kami meyakinkan, semua anak sekolah. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

LPPD Kepri Ungkap Kronologi Gagalnya Keberangkatan Tim PSW ke Pesparawi Nasional, Travel Akui Lalai
BP Batam Tangani Kasus Medis Langka
Tongkang Bermuatan Batu Granit Terbalik di Perairan Batu Ampar, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Tingkatkan Kompetensi Pers, IIBN dan PWI Batam Jalin Kolaborasi Pendidikan
Muscab II PERADI SAI Batam Digelar, Alfi Ramadania Berpeluang Kembali Pimpin DPC secara Aklamasi
BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Batu Ampar hingga 31 Agustus, Biaya Logistik Dievaluasi
Tiga Tahun Lunas, Sertifikat Tak Kunjung Diterima, Nasib Pilu Penjual Gorengan di Batam
Bea Cukai Batam Sita 4,7 Juta Rokok Ilegal dan 2.320 Koli Ballpress dalam Enam Bulan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 14:31 WIB

LPPD Kepri Ungkap Kronologi Gagalnya Keberangkatan Tim PSW ke Pesparawi Nasional, Travel Akui Lalai

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:24 WIB

BP Batam Tangani Kasus Medis Langka

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tongkang Bermuatan Batu Granit Terbalik di Perairan Batu Ampar, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:27 WIB

Muscab II PERADI SAI Batam Digelar, Alfi Ramadania Berpeluang Kembali Pimpin DPC secara Aklamasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas Batu Ampar hingga 31 Agustus, Biaya Logistik Dievaluasi

Berita Terbaru

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto:istimewa

News

BP Batam Tangani Kasus Medis Langka

Minggu, 28 Jun 2026 - 20:24 WIB