Muhammad Rudi Sebut Singapura Lirik Investasi Sektor Industri Digital di Batam

Rabu, 20 Maret 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto:Dok/Humas BP Batam

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto:Dok/Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM-Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku optimistis pertumbuhan investasi di Kota Batam akan meningkat pada tahun 2024.

Pasalnya, sejumlah investor terus melirik Batam sebagai salah satu daerah unggulan investasi di Indonesia.

“Kemajuan Batam yang pesat saat ini mampu menarik minat investor. Tentu kita bersyukur karena ini bisa memberikan efek positif terhadap ekonomi daerah,” ujar Rudi usai bertemu Dubes Singapura untuk Indonesia, Senin (18/3/2024).

Beberapa sektor yang ada di Kota Batam pun menjadi incaran serius para investor. Mulai dari sektor manufaktur, jasa dan industri digital.

Bahkan, kata Rudi, Negara Singapura memberi perhatian penuh terhadap perkembangan industri digital Batam saat ini.

Hal ini pun menjadi sinyal positif terhadap peningkatan nilai investasi Singapura terhadap Batam ke depan.

Mengingat, Singapura merupakan negara yang mendominasi realisasi investasi di Batam sepanjang tahun 2023 lalu dengan nilai sebesar USD 366,47 juta atau Rp 5,42 triliun dari 778 proyek.

Nilai investasi Singapura itu pun memberikan sumbangsih 61,5 persen dari total keseluruhan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam.

“Komitmen BP Batam adalah untuk memberikan kemudahan perizinan kepada investor. Termasuk dari negara Singapura. Mudah-mudahan, langkah strategis BP Bata mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan realisasi investasi Batam tahun 2024,” ujar Rudi.

Rudi mengatakan, BP Batam selalu mengedepankan langkah-langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan investasi.

Beberapa di antaranya tentu berkaitan dengan menyiapkan infrastruktur pendukung investasi yang maksimal. Sehingga, kenyamanan dan keamanan investor bisa terpenuhi dengan baik.

“Kita ingin iklim investasi di Batam ini mampu menarik minat investor. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pendukung investasi saya siapkan dengan maksimal agar investor nyaman,” tambahnya.

Ia optimistis, ekonomi Batam pada tahun 2024 pun mampu tumbuh meroket berkat pengaruh investasi yang terus meningkat.

“Alhamdulillah, ekonomi Batam tumbuh baik pada tahun 2023 dengan nilai 7,04 persen. Jika investasi meningkat, maka pertumbuhan ekonomi pun akan semakin baik,” pungkasnya. (*)

 

Redaksi

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Berita Terbaru