OJK Benahi Tata Kelola, Nomenklatur SEOJK Kini Jadi PADK

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan komitmen memperkuat tata kelola dan efektivitas regulasi di sektor jasa keuangan.

Melalui reformasi nomenklatur Surat Edaran OJK (SEOJK) resmi berganti menjadi Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK).

Langkah ini ditegaskan dalam Peraturan Dewan Komisioner (PDK) Nomor 7/PDK.02/2025 tentang Pembentukan Peraturan di OJK (PDK RMR) yang ditetapkan pada 13 Oktober 2025.

Baca juga: OJK Perkuat Sinergi Perbankan dan Pemda Dorong Pertumbuhan Ekonomi NTT

Aturan tersebut menjadi pondasi baru dalam proses pembentukan regulasi di lingkungan OJK agar lebih terstruktur, seragam, dan transparan.

“Perubahan nomenklatur dan format ini bukan sekadar kosmetik, tapi langkah nyata memperkuat kualitas dan kejelasan regulasi di sektor keuangan,” ujar pernyataan resmi OJK dikutip Kamis (23/10/2025).

Dalam format baru, PADK disusun menyerupai Peraturan OJK (POJK). Isi batang tubuh hanya memuat ketentuan umum atau prinsip dasar, sementara substansi teknis dijabarkan lebih detail dalam lampiran.

Seluruh SEOJK yang sudah berlaku tetap diakui sebagai PADK sampai dilakukan pembaruan. Dengan demikian, tidak ada kekosongan hukum dalam proses transisi ini.

Reformasi ini juga menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, sebagaimana diubah oleh UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

OJK menegaskan komitmennya memastikan sektor jasa keuangan berjalan teratur, adil, transparan, dan akuntabel untuk melindungi konsumen dan memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional.

Dengan tata kelola regulasi yang makin presisi, OJK berharap pembentukan peraturan di masa depan akan lebih responsif terhadap dinamika industri keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas sektor keuangan tersebut.

Baca juga:OJK Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Literasi Keuangan Syariah di Pesantren Tegalrejo

Editor:Miezon

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru