OJK Pacu Keuangan Syariah Jadi Penggerak Kesejahteraan dan UMKM

Senin, 10 November 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJk gelar expo Keuangan dan seminar syariah. Foto:OJK Kepri

OJk gelar expo Keuangan dan seminar syariah. Foto:OJK Kepri

MATAPEDIA6.com JAKARTA– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya menjadikan keuangan syariah sebagai motor kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi berkeadilan.

Melalui gelaran Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 OJK memperkuat sinergi lintas sektor demi mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah yang kian relevan di tengah meningkatnya minat publik terhadap ekonomi halal.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi menegaskan, keuangan syariah bukan hanya alternatif, tapi solusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM.

Baca juga: OJK Dorong Ekonomi Merata Lewat Keuangan Syariah: UMKM Jadi Motor Penggerak Umat

“EKSiS menjadi bukti bahwa kolaborasi antar-stakeholders mampu memperluas akses keuangan syariah secara masif. Sinergi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Ismail dalam penutupan EKSiS 2025 di Jakarta, dikutip dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).

Sebagai puncak rangkaian Sharia Financial Fair (SYAFIF) 2025, EKSiS menghadirkan ratusan pelaku industri keuangan syariah dan UMKM untuk memberi edukasi, konsultasi, hingga layanan keuangan langsung kepada masyarakat.

Tercatat 37 Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJKS) dari sektor perbankan, pasar modal, asuransi, penjaminan, hingga pergadaian ikut membuka layanan, disertai partisipasi pengusaha UMKM dari bidang kuliner, kecantikan, dan kerajinan.

Selain mengedukasi, kegiatan ini juga berhasil menggerakkan transaksi nyata. Selama penyelenggaraan, 9.489 rekening baru dibuka dan 12.893 pengunjung terlibat aktif dalam berbagai kegiatan.

EKSiS 2025 juga menghadirkan 43 sesi edukasi bersama OJK, pelaku industri, dan tokoh inspiratif, hingga lomba kreatif seperti EKSiS Got Talent Fashion Show PUJK Syariah dan Workshop UMKM oleh Jakpreneur dan Jakarta Creative Hub.

OJK turut mengapresiasi peran Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS) yang berhasil memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga.

“Kami ingin masyarakat tak hanya tahu produk keuangan syariah, tapi juga menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Ismail.

Melalui gelaran ini, OJK meneguhkan pesan: keuangan syariah bukan sekadar sistem, tapi jalan menuju pemerataan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga:OJK Cabut Izin Usaha PT Sarana Aceh Ventura, Tak Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang
Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau
May Day 2026 Batam Diisi Aksi Bersih Lingkungan, Amsakar–Claudia Apresiasi Peran Buruh
Amsakar Dorong Kadin Batam Percepat Investasi, Ekonomi Tembus Rp69,3 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:15 WIB

BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:03 WIB

Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:47 WIB

Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau

Berita Terbaru