OJK Dorong Ekonomi Merata Lewat Keuangan Syariah: UMKM Jadi Motor Penggerak Umat

Jumat, 7 November 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK gelar Melalui Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 yang dibuka di Jakarta, Kamis (6/11/2025). Foto:OJK Kepri

OJK gelar Melalui Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 yang dibuka di Jakarta, Kamis (6/11/2025). Foto:OJK Kepri

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional sebagai instrumen pemerataan ekonomi.

Melalui Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 yang dibuka di Jakarta, Kamis (6/11/2025), OJK menggandeng industri keuangan, asosiasi, dan kementerian untuk mempercepat literasi dan inklusi keuangan syariah ke seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut keuangan syariah bukan sekadar alternatif, melainkan solusi konkret untuk mendistribusikan kesejahteraan lebih merata.

“Keuangan syariah membawa semangat keadilan ekonomi. Dengan instrumen seperti zakat, infak, dan sedekah, kekayaan bisa berputar lebih adil dan menutup kesenjangan,” ujarnya dikutip dalam keterangannya, Jumat (7/11/2025).

Baca juga:OJK Cabut Izin Usaha PT Sarana Aceh Ventura, Tak Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum

Menurut Friderica, industri keuangan syariah Indonesia terus mencatat pertumbuhan impresif. Total asetnya tembus Rp3.050 triliun naik 11,3 persen (yoy), terdiri dari perbankan syariah Rp975,9 triliun, pasar modal syariah Rp1.896,2 triliun, dan industri keuangan nonbank Rp178,7 triliun.

Baca juga:Terkendala BI Checking dan SLIK OJK, Baru 16 UMKM Nikmati Program Pinjaman Nol Persen Pemko Batam 

Namun, ia mengingatkan masih ada empat tantangan besar yang disebut 4P. Pengembangan produk, Penetrasi pasar, Pemerataan akses, dan Pemahaman masyarakat.

“Tanpa edukasi dan inovasi, potensi besar syariah ini tidak akan optimal,” tegasnya.

Dalam forum yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Dengan lebih dari 57 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia digitalisasi dinilai sebagai satu-satunya jalan untuk menjangkau mereka secara merata.

“Metode konvensional tak lagi cukup. Inovasi digital dan pembiayaan syariah harus jalan beriringan agar keadilan ekonomi bisa dirasakan sampai ke pelosok,” kata Maman.

Maman juga mengumumkan peluncuran “Sapa UMKM” super app nasional untuk wadah komunikasi dan pengaduan pelaku usaha mikro.

Aplikasi ini akan menghubungkan kementerian, perbankan, dan pelaku UMKM dalam satu sistem digital terintegrasi.

Ia pun mengapresiasi dukungan OJK lewat POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM.

Regulasi tersebut dianggap sebagai “back-up policy” penting dalam memperluas ekosistem pembiayaan syariah dan memperkuat perlindungan pelaku usaha kecil.

EKSiS 2025 menjadi puncak rangkaian ekspo keuangan syariah sepanjang tahun, sebelumnya digelar di Tangerang, Palembang, Bandung, dan Mataram.

Acara di Jakarta menghadirkan pameran layanan, seminar, dan edukasi publik yang dikemas interaktif — menegaskan sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat dalam memperluas layanan keuangan berbasis syariah.

Turut hadir Wagub DKI Rano Karno, DSN-MUI Mokhamad Hidayat serta pejabat OJK dan kementerian terkait.

Melalui EKSiS 2025, OJK menegaskan langkah menuju ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan — dengan tiga kata kunci: kolaborasi, inovasi, dan digitalisasi.

Baca juga: OJK Tegaskan: Transformasi Digital Harus Perluas Akses, Bukan Ciptakan Kesenjangan Baru

 

 

Berita Terkait

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terbaru