OJK Raih Penghargaan Kinerja Penegakan Hukum Sangat Baik dari Bareskrim Polri

Jumat, 14 November 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK Raih Penghargaan Kinerja Penegakan Hukum Sangat Baik dari Bareskrim Polri. Foto:OJK Kepri

OJK Raih Penghargaan Kinerja Penegakan Hukum Sangat Baik dari Bareskrim Polri. Foto:OJK Kepri

MATAPEDIA6.com, JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mencatat prestasi. Bareskrim Polri menilai OJK sebagai Kementerian/Lembaga/Badan dengan kinerja sangat baik dalam pelaksanaan fungsi penegakan hukum di tingkat pusat maupun daerah.

Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin menyerahkan penghargaan tersebut kepada Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Feriansyah, dalam Rapat Koordinasi Korwas PPNS TA 2025 di Jakarta, 23 Oktober.

Dari siaran pers OJK pada Jumat (14/11/2025). Penghargaan ini melengkapi torehan empat tahun berturut-turut bagi OJK. Pada 2023 dan 2024, Penyidik OJK juga dinobatkan sebagai Kementerian/Lembaga/Badan berkinerja sangat baik, sementara pada 2022 OJK meraih predikat Penyidik Terbaik.

Baca juga: OJK Pacu Keuangan Syariah Jadi Penggerak Kesejahteraan dan UMKM

Kinerja penyidikan OJK sepanjang 2025 menguatkan penilaian tersebut. OJK menuntaskan 26 perkara di sektor jasa keuangan, seluruhnya telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (P-21) dan masuk tahap dua. Perkara itu meliputi 24 kasus perbankan dan dua kasus IKNB.

Sejak 2014 hingga 2025, OJK menyelesaikan 165 perkara terdiri atas 138 perkara perbankan, lima pasar modal, dan 22 perkara IKNB.

Keberhasilan tersebut lahir dari strategi kolaborasi. OJK intens berkoordinasi dengan Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, dan LPS untuk memperkuat sistem peradilan pidana serta menjaga kepercayaan publik.

Saat ini OJK memiliki 33 penyidik—20 dari Kepolisian dan 13 penyidik PNS. Sepanjang 2025, OJK juga memperluas koordinasi dan edukasi pencegahan tindak pidana jasa keuangan bersama Polda dan Kejaksaan Tinggi di Kalimantan Barat, Jambi, Lampung, Riau, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Dengan penguatan penegakan hukum tersebut, OJK optimistis mampu menjaga stabilitas sistem keuangan dan menghadapi risiko eksternal, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga:OJK dan VARA Dubai Satukan Regulasi, Perkuat Pengawasan Global Aset Digital

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH
OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
OJK Tegaskan Ketahanan Sektor Keuangan Usai Fitch Revisi Outlook Indonesia
OJK Perkuat Kinerja, Lantik Kepala Departemen dan OJK Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:15 WIB

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Berita Terbaru