Oknum KSOP Terancam 12 Tahun Penjara, Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Kejar Target Pemberkasan Tersangka

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum pegawai KSOP Batam yang ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri atas kasus penyelundupan liquid Vape di pelabuhan Internasional Batam Centre, beberapa waktu lalu. Matapedia6.com/Luci

Oknum pegawai KSOP Batam yang ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri atas kasus penyelundupan liquid Vape di pelabuhan Internasional Batam Centre, beberapa waktu lalu. Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau terus menggenjot proses pemberkasan kasus penyelundupan ribuan liquid vape ilegal yang menyeret seorang oknum pegawai Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam.

Berkas kasus tersebut ditargetkan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Untuk kasus penyelundupan liquid vape yang sebelumnya kita amankan, saat ini masih dalam tahap pemberkasan,” ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol Komaruddin, Rabu (16/7/2025).

Komaruddin menjelaskan meski sejauh ini belum ada tersangka tambahan, penyidik membuka peluang pengembangan kasus jika ditemukan bukti baru dalam proses penyidikan.

“Karena perkara ini masuk dalam kategori pelanggaran Undang-Undang Kesehatan, maka proses pemberkasannya harus cepat. Tidak bisa disamakan dengan kasus narkoba lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang oknum pegawai KSOP berinisial EMS telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga secara sadar dan aktif membantu penyelundupan 3.205 biji liquid vape tanpa izin edar.

Baca juga: Polda Kepri Bongkar Penyelundupan Liquid Vape Jaringan Internasional, Oknum KSOP Terlibat

Direktur Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, mengungkapkan bahwa EMS terlibat langsung dalam proses pengeluaran koper berisi ribuan liquid vape dari Pelabuhan Internasional Batam Center tanpa melalui prosedur pemeriksaan x-ray.

“Pelaku bertugas membawa koper dari kapal hingga keluar pelabuhan tanpa pemeriksaan. Dari penyidikan, pelaku menerima imbalan sebesar Rp15 juta,” ungkap Anggoro saat mendampingi Kapolda Kepri di Marina, Tanjungriau, Batam.

Hasil penyidikan sementara menunjukkan bahwa EMS baru satu kali terlibat dalam aksi penyelundupan ini.

Namun, keterlibatannya dianggap serius karena membantu memperlancar distribusi barang yang masuk kategori pelanggaran kesehatan.

Saat ini, Ditresnarkoba tengah merampungkan berkas perkara untuk segera diserahkan ke Kejaksaan.

EMS dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 437 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Baru dari Malaysia

Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas semua bentuk pelanggaran, termasuk penyelundupan produk-produk yang mengandung zat berbahaya tanpa izin resmi dari BPOM.

“Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga Kepri dari ancaman barang ilegal yang merugikan kesehatan masyarakat,” tegas Kombes Anggoro.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Andi Morena Laporkan Akun Medsos ke Poisi, Catut Nama dalam Kasus Pengungkapan Narkotika BNN di Batuampar
Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam
Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan
Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku
Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos
Empat Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Natanael Resmi Dilimpahkan ke Kejari Batam, Jaksa Siapkan Dakwaan
Polsek Nongsa Ungkap Curanmor di Kabil, Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:39 WIB

Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:32 WIB

Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos

Berita Terbaru