Pemko Batam Gelar Gotong Royong Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar gotong royong massal dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Batam 2026 di SMK Negeri 11 Batam, Kavling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Jumat (19/6/2026). Foto: Diskominfo

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar gotong royong massal dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Batam 2026 di SMK Negeri 11 Batam, Kavling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Jumat (19/6/2026). Foto: Diskominfo

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar gotong royong massal dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Batam 2026 di SMK Negeri 11 Batam, Kavling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Jumat (19/6/2026).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka langsung kegiatan tersebut. Pemko Batam menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga lingkungan sekaligus mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, sejumlah kepala OPD, unsur Kecamatan Sagulung, perwakilan perusahaan, masyarakat, dan ratusan pelajar turut mengikuti kegiatan tersebut.

Mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Pemko Batam tidak hanya menggelar kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan sejumlah aksi lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat menyusun rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Menjaga lingkungan ini bukan hanya tugas Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pemko Batam atau BP Batam. Bukan pula hanya tugas sekolah maupun perusahaan. Menjaga lingkungan adalah tugas kolektif kita semua,” kata Amsakar dilansir dari laman media center, Senin (22/6/2026).

Menurut dia, peringatan Hari Lingkungan Hidup harus menjadi pengingat agar kepedulian terhadap lingkungan terus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Amsakar juga mengingatkan agar semangat menjaga lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Jangan sampai setelah kegiatan ini selesai, semangat menjaga lingkungan ikut berhenti. Yang kita harapkan adalah gerakan berkelanjutan yang lahir dari kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.

Baca juga:Polisi Tetapkan Ayah dan Ibu Tiri Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam

Ia juga menyoroti dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan di Batam. Perubahan garis pantai, karakteristik lahan, hingga pola curah hujan yang semakin sulit diprediksi menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama.

Karena itu, Amsakar menilai peran dunia usaha melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER), serta keterlibatan RT, RW, dan lurah dalam menggerakkan budaya gotong royong sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan.

Ia turut mengapresiasi masyarakat Batam yang aktif menyuarakan isu lingkungan sekaligus terlibat dalam berbagai aksi pelestarian alam.

“Semangat kolaborasi inilah yang harus terus kita jaga agar Batam tetap menjadi kota yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batam terdiri dari tiga agenda utama. Pertama, uji emisi kendaraan yang berlangsung pada 9-11 Juni 2026 di Mall Top 100 Tembesi, Ruko Cipta Grand City, dan kawasan Temenggung Abdul Jamal. Sebanyak 1.645 kendaraan mengikuti pemeriksaan dan mayoritas memenuhi standar emisi.

Agenda kedua berupa gotong royong massal yang melibatkan OPD, pelajar SMK Negeri 11 Batam, komunitas peduli lingkungan, anggota Saka Kalpataru, serta perusahaan peserta PROPER.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Batam ASRI yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Sementara itu, agenda ketiga akan berlangsung pada 26 Juni 2026 melalui penanaman mangrove massal di kawasan Akar Bumi Indonesia, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk. Kegiatan itu sekaligus menjadi puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Batam.

Baca juga:BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Industri Berkelanjutan

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Industri Berkelanjutan
BP Batam Tinjau 11 Titik Rawan Banjir Usai RDP dengan Komisi VI DPR RI
Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng: Kolaborasi Antar-Lembaga Kunci Percepat Pembangunan Batam
Pemko Batam Perkuat Jaringan Informasi Digital, PBNN Jadi Garda Komunikasi Publik
Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Peringatan 1 Muharam, Ribuan Jemaah Larut dalam Suasana Khidmat
BP Batam Resmi Alihkan Pembinaan Ditpam Aset dan Kawasan ke Deputi Pelayanan Umum
BP Batam Gandeng Polda Kepri dan Pengusaha Scrap, Persempit Ruang Gerak Pelaku Vandalisme
Pemko Batam Minta Warga Segera Cek Status BPJS Kesehatan, Pengurusan Bisa Lewat Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:35 WIB

Pemko Batam Gelar Gotong Royong Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:31 WIB

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Industri Berkelanjutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:19 WIB

BP Batam Tinjau 11 Titik Rawan Banjir Usai RDP dengan Komisi VI DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:47 WIB

Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng: Kolaborasi Antar-Lembaga Kunci Percepat Pembangunan Batam

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:07 WIB

Pemko Batam Perkuat Jaringan Informasi Digital, PBNN Jadi Garda Komunikasi Publik

Berita Terbaru