Polda Kepri Pastikan Pengamanan TPS Dimulai Dua Hari Sebelum Pemilu 2024

Kamis, 21 November 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Syafrudin saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek pelaksanaan pemilu di Temanggung Abdul Zamal, Kota Batam, Rabu (20/11/2024). Natapedia6.com/ Dok Humas Polda

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Syafrudin saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek pelaksanaan pemilu di Temanggung Abdul Zamal, Kota Batam, Rabu (20/11/2024). Natapedia6.com/ Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM –Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau menyebut seluruh personel pengamanan hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dua hari sebelum hari pencoblosan.

Hal ini disampaikan oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Asep Safrudin, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Simulasi Pemilihan Kepala Daerah 2024, Rabu (20/11/2024) lalu.

Brigjen Asep menegaskan pengamanan Pemilu adalah tugas penting yang membutuhkan disiplin dan tanggung jawab penuh dari setiap anggota.

Asep juga mengingatkan personel untuk fokus utama memastikan seluruh tahapan Pemilu berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Pengamanan Pemilu bukan sekadar rutinitas. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan kewaspadaan tinggi. Jangan ada kelalaian sekecil apa pun,” ujar Asep.

Dua hari sebelum pencoblosan, petugas akan tiba di lokasi TPS untuk melakukan apel bersama petugas Linmas, memeriksa kesiapan lokasi, dan memastikan keamanan logistik Pemilu, termasuk kotak suara dan alat peraga.

Asep menekankan pentingnya koordinasi erat antara petugas keamanan dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta meminta seluruh personel tetap fokus pada tugas di lapangan dan tidak teralihkan oleh hal-hal yang tidak relevan, termasuk penggunaan ponsel.

“Keamanan kotak suara adalah prioritas utama, mulai dari proses distribusi hingga pengembalian ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Semua harus dilakukan dengan pengawasan ketat,” tambahnya.

Selain memastikan keamanan di TPS, Asep juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga suasana kondusif selama Pemilu.

“Kami juga mengharapkan partisipasi dan koordinasi antara aparat keamanan, penyelenggara Pemilu, dan masyarakat dapat menciptakan proses demokrasi yang transparan dan damai,” kata Asep.

Langkah strategis ini menunjukkan keseriusan Polda Kepri dalam mendukung suksesnya Pemilu 2024, sekaligus memastikan setiap suara rakyat terlindungi dengan baik.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru