Proyek Jalan Pemprov Kepri di Dusun Serteh Lingga Memprihatinkan

Kamis, 18 April 2024 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan yang masih dalam proses pematangan menuju desa serta sudah rusak lagi karena tergerus air hujan. Matapedia6.com/ DN

Kondisi jalan yang masih dalam proses pematangan menuju desa serta sudah rusak lagi karena tergerus air hujan. Matapedia6.com/ DN

MATAPEDIA6.com, BATAM – Hampir belasan tahun lamanya, Jalan Dusun 2 Serteh di Kabupaten Lingga tak kunjung mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Kepri.

Warga setempat pun menyayangkan kondisi ini. Mengingat, jalan tersebut menjadi penghubung masyarakat menuju ibu kota kabupaten.

Apalagi saat musim hujan, kerusakan di sana pun banyak memakan korban dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kondisi jalan yang semakin memburuk telah banyak menyebabkan kecelakaan dan menjadi kerugian bagi kami,” ujar Rumialis, warga setempat, Rabu (17/4/2024).

Ia menjelaskan, Jalan Dusun 2 Serteh ini mulanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lingga.

Akan tetapi, lanjut Rumialis, Pemerintah Provinsi Kepri telah mengambil alih tanggung jawab pengelolaan dan perbaikannya.

“Setiap hari kami berjuang melintasi jalan yang rusak parah ini tanpa ada tanda-tanda perbaikan yang nyata. Rasanya seperti kami tidak dianggap penting oleh pemerintah yang seharusnya bertanggung jawab atas kondisi ini,” ujar Rumialis lagi membagikan keluh kesahnya.

Senada, anggota Pemuda Peduli Lingga (PPL), Riki Mahendra menyayangkan minimnya perhatian dari Pemerintah Provinsi Kepri terkait kondisi jalan tersebut.

Menurut Riki, perhatian pemerintah sangatlah penting dalam menyelesaikan permasalahan yang sudah berlarut tersebut.

Sehingga, aktivitas dan mobilitas masyarakat pun tidak terganggu.

“Kami merasa seperti dilupakan. Pemerintah provinsi bertanggung jawab atas kondisi ini,” tegasnya.

Sementara mengenai kondisi jalan tersebut media ini masih berusaha melakukan konfirmasi kepada Dinas terkait khususnya PU Provinsi untuk kelanjutan pembangunan jalan tersebut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: DN |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ
Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026
33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah
OJK Kepri Perkuat Akses Keuangan, PT Induk Gadai Sejahtera Resmi Beroperasi di Batam
Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk
OJK Kepri Genjot Ketahanan Siber, Tekan Lonjakan Fraud Digital
OJK Kepri Gandeng DPK, Perpustakaan Disulap Jadi Pusat Edukasi Keuangan
OJK–BKKBN Kepri Perkuat Literasi Keuangan Keluarga, Bidik Penurunan Stunting

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ

Senin, 20 Juli 2026 - 14:42 WIB

Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:23 WIB

33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:26 WIB

OJK Kepri Perkuat Akses Keuangan, PT Induk Gadai Sejahtera Resmi Beroperasi di Batam

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:07 WIB

Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru