Puluhan Hektare Hutan Mangrove di Marina Dibabat, Warga Khawatir Banjir

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi hutan mangrove di Marina tepatnya di seberang Hotel Holiday Inn Marina yang dibabat habis, Kamis (20/6/2024). Matapedia6.con/Luci.

Kondisi hutan mangrove di Marina tepatnya di seberang Hotel Holiday Inn Marina yang dibabat habis, Kamis (20/6/2024). Matapedia6.con/Luci.

MATAPEDIA6.com, BATAM – Puluhan hektar hutan mangrove di Marina tepatnya di seberang jalan Hotel Holiday Inn Batam dibabat, warga marina khawatir banjir. Pasalnya daerah tersebut merupakan daerah resapan air.

Lahan mangrove yang ada di Marina tersebut berada persis dipinggir laut dan berada di ujung terusan air dari Marina raya, Tanjungriau Sekupang Kota Batam.

Pembabatan hutan mangrove tersebut dikhawatirkan warga akan mengakibatkan banjir di wilayah marina karena berkurangnya daerah resapan air.

Randi warga Marina Raya mengatakan sangat miris melihat kondisi tersebut pasalnya mangrove yang seharusnya dilindungi malah dibabat habis.

“Disamping itu yang paling kita khawatirkan ke depan tidak ada lagi daerah resapan air, wilayah kita akan menjadi daerah banjir,” kata Randi, Kamis (20/6/2024).

Dia berharap pemerintah melihat kondisi ke lapangan, agar wilayah Marina tidak jadi langganan banjir ke depan.

“Dampaknya bukan sekarang, tetapi nanti. Kita beli rumah di Marina karena ingin nyaman. Tapi Kalau sudah seperti ini kita resah juga,” katanya.

Sementara mengenai pembabatan hutan mangrove di Marina tersebut, Hendrik dari komunitas Akar Bumi mengatakan akan segera turun ke lokasi.

Hendrik mengatakan Hutan Mangrove itu merupakan paru-paru dunia yang harus dilindungi.

“Kita belum tahu apakah sudah ada izinnya, atau sudah ada lahan pengganti,” kata Hendrik.

Hendrik juga mengatakan dalam waktu dekat akan turun ke lokasi melakukan pengecekan kondisi pengerusakan hutan Mangrove yang terjadi di Marina.

Sementara mengenai pengerusakan hutan Mangrove tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie yang dikonfirmasi belum memberikan komentar.

Pesan yang dikirimkan melalui pesan whatshap miliknya belum mendapat balasan.

Untuk pemilik alokasi lahan, media ini masih berusaha mencari kontak yang bisa dikonfirmasi. Hingga berita ini diturunkan media ini masih mencari tau siapa pemilik lahan tersebut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci | Editor: Redaksi

Berita Terkait

Satlantas Polresta Barelang Sita Motor Berknalpot Brong, Langkah Tekan Balap Liar di Batam
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Prioritaskan Pendidikan Anak Prasejahtera
Kemenag Batam Ajak Warga Hadiri Malam Cinta Rasul Cinta Negeri, Habib Syech hingga Ketua MPR Dijadwalkan Hadir
Lima Satker Polda Kepri Raih Predikat Pelayanan Prima Kapolri, Polresta Barelang hingga Ditreskrimum 
Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan, Langkah Kurangi Overkapasitas dan Optimalkan Pembinaan
BNN RI Bongkar Jaringan Internasional Penyelundup Narkotika dari Malaysia di Batam
Srikandi PLN Batam Edukasi 450 Santri soal Keselamatan, Serahkan APAR dan Rambu K3 ke PPIT Imam Syafi’i
Polsek Lubuk Baja Razia Arena Game Sky City di Batam Usai Dugaan Judi, Hasil Pemeriksaan Tak Temukan Unsur Pidana

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Satlantas Polresta Barelang Sita Motor Berknalpot Brong, Langkah Tekan Balap Liar di Batam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Prioritaskan Pendidikan Anak Prasejahtera

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:58 WIB

Lima Satker Polda Kepri Raih Predikat Pelayanan Prima Kapolri, Polresta Barelang hingga Ditreskrimum 

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:48 WIB

Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan, Langkah Kurangi Overkapasitas dan Optimalkan Pembinaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:31 WIB

BNN RI Bongkar Jaringan Internasional Penyelundup Narkotika dari Malaysia di Batam

Berita Terbaru