MATAPEDIA6.com, BATAM – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Batam dalam menuntaskan persoalan krusial yang terus dikeluhkan warga.
Penegasan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dialog interaktif “Halo Batam” di Radio Batam FM, yang digelar dalam rangka refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Jumat (20/2/2026).
Forum tersebut mempertemukan pemerintah, DPRD, unsur Forkopimda, dan tokoh masyarakat. Wakil Ketua III DPRD Batam, Muhammad Yunus Muda, turut hadir.
Dalam dialog itu, warga secara terbuka menyoroti tiga persoalan yang belum tuntas: banjir, sampah, dan ketersediaan air bersih. Keluhan itu langsung dijawab para narasumber.
Kamaluddin menegaskan DPRD tidak tinggal diam. Ia menyebut lembaganya menggerakkan tiga fungsi utama—legislasi, penganggaran, dan pengawasan—untuk memastikan program penanganan berjalan efektif.
“Kami wujudkan dukungan lewat pengesahan anggaran dan pembentukan perda agar penanganan banjir dan sampah memiliki dasar hukum kuat serta dukungan dana yang memadai. Kami juga terus mengawasi dan mendorong dinas terkait mempercepat realisasi program,” katanya dikutip dalam laman website DPRD Batam, Sabtu (21/2/2026).
Baca juga:DPRD Batam: Dugaan Markup Rumah Subsidi, Puluhan Warga Rhabayu Estuario Mengadu
Ia menambahkan, komisi-komisi di DPRD rutin memediasi aduan masyarakat, khususnya terkait banjir, pengelolaan sampah, dan layanan air bersih. Setiap masukan, kata dia, langsung dikomunikasikan dengan Pemko Batam agar kebijakan selaras dengan kebutuhan warga.
Di hadapan publik, Kamaluddin juga menyampaikan apresiasi atas satu tahun kepemimpinan Amsakar–Li Claudia. Ia menilai keduanya aktif turun ke lapangan dan melibatkan DPRD dalam sejumlah langkah konkret, termasuk gerakan gotong royong massal Batam Asri 2026.
Menurutnya, selain pembenahan persoalan dasar, pemerintah juga mencatat capaian pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan upaya pengentasan kemiskinan.
Dialog tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan kritik sekaligus harapan. DPRD menegaskan akan terus mengawal kebijakan agar pembangunan Batam tidak hanya berjalan, tetapi juga menjawab persoalan riil yang dirasakan masyarakat.
Baca juga:Ramadan Tiba, Arlon Veristo Ajak Warga Batam Perkuat Persaudaraan dan Jaga Kekompakan
Editor:Zalfirega



















