Rumah Warga Tembesi Centre Terancam Longsor, Warga Minta Proyek Drainase Dihentikan Sementara

Kamis, 25 September 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tanah longsor yang sudah tinggal sedikit lagi sampai ke rumah warga. Warga minta kontraktor hentikan sementara pekerjaan sampai ada kepastian rumah warga tidak terancam Longsor, Kamis (25/9/2025). Matapedia6.com/Luci

Kondisi tanah longsor yang sudah tinggal sedikit lagi sampai ke rumah warga. Warga minta kontraktor hentikan sementara pekerjaan sampai ada kepastian rumah warga tidak terancam Longsor, Kamis (25/9/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pembangunan saluran drainase di Perumahan Tembesi Centre, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, menimbulkan keresahan warga.

Sejumlah rumah warga nyaris roboh akibat tanah longsor yang terjadi setelah penggalian dilakukan terlalu dekat dengan bangunan.

Tanah di bibir saluran terkikis hingga sebagian jalan di depan rumah warga ikut longsor.

Kondisi ini membuat penghuni rumah yang berada di pinggir parit waswas setiap kali hujan turun, khawatir rumah mereka ikut terbawa.

Lamsor Silaen, salah seorang warga terdampak, mengaku sejak awal warga sudah mengingatkan kontraktor agar mengutamakan pengamanan.

Baca juga: Perumahan Mewah di Belian Batam Centre Terancam Banjir, Saluran ke Laut Ditutup Pengembang

“Kami mendukung pembangunan drainase ini, bahkan sebelum pekerjaan dimulai warga sudah bongkar sendiri parkiran yang ada di lokasi. Tapi kontraktor terkesan masa bodoh dengan keselamatan warga,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Menurut Lamsor, bukannya melakukan mitigasi serius, kontraktor hanya memasang cerucuk kayu dalam jumlah minim dan menambal retakan dengan semen seadanya.

“Rumah kami sudah retak-retak, tanah terus bergerak turun. Kalau hujan deras, longsor bisa makin parah,” tegasnya.

Ia juga menilai konsultan perencana maupun pengawas proyek tidak profesional.

“Longsor sudah separah ini, tapi pekerjaan tetap jalan tanpa ada langkah antisipasi. Kami minta pekerjaan dihentikan dulu sampai ada jaminan rumah kami aman,” kata Lamsor.

Baca juga: Siapkan Pompa Antisipasi Banjir di Jodoh, Pemko Batam Kucurkan Rp18,2 Miliar

Menanggapi keresahan warga, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, menyatakan pihaknya segera menurunkan tim untuk mengecek kondisi di lapangan.

“Saya sudah minta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) turun langsung melihat situasi dan berkoordinasi dengan kontraktor,” ujar Suhar.

Sementara itu, PPK proyek, Wan Taufik, menjelaskan bahwa longsor awal terjadi karena curah hujan tinggi. Namun ia menegaskan kontraktor sudah berupaya melakukan pengamanan.

“Kontraktor telah memasang cerucuk, triplek, dan menutup dengan terpal untuk mencegah longsor susulan,” katanya.

Meski begitu, warga tetap menuntut jaminan nyata. Mereka menolak alat berat melintas di depan rumah sebelum ada solusi permanen untuk mencegah longsor.

Kini, proyek pembangunan drainase di Tembesi Centre menjadi sorotan.

Warga berharap pemerintah tidak hanya mengejar target pengerjaan, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat sekitar proyek tetap menjadi prioritas utama.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru