Satu Pelaku Perampasan Gelang di Bengkong Masih Buron, Polisi Terus Buru

Senin, 3 Maret 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satu pelaku perampasan gelang emas milik pengendara motor di Bengkong saat dihadirkan kehadapan media, sementara satu orang lainnya masih Buron, Kamis (27/2/2025). Matapedia6.com/ Luci

Satu pelaku perampasan gelang emas milik pengendara motor di Bengkong saat dihadirkan kehadapan media, sementara satu orang lainnya masih Buron, Kamis (27/2/2025). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Satu pelaku perampasan gelang emas milik pengendara motor di Gang Kantor Camat Bengkong, Kota Batam, masih dalam pengejaran polisi.

Sudah lebih dari seminggu sejak kejadian pada Minggu (23/2/2025) lalu, pelaku bernama Sapta Aji masih berkeliaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sementara itu, satu pelaku lainnya, Ari Febri Syaputra, berhasil ditangkap warga saat mencoba melarikan diri.

Ari sempat menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, menegaskan pihaknya terus berupaya menangkap Sapta Aji.

“Pelaku yang belum tertangkap sudah masuk dalam DPO, dan kami masih melakukan pengejaran,” ujar Marihot.

Perampokan ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, saat korban, Surimami, seorang warga Bengkong Laut, tengah melintas di lokasi kejadian. Saat itu, Ari dan Sapta Aji berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Sonic.

Ari berperan sebagai pengendara, sementara Sapta Aji yang berada di belakang langsung merampas gelang emas milik korban. Setelah aksinya, kedua pelaku mencoba kabur, namun aksi mereka terhalang oleh warga yang sigap mengejar.

Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, Ari berhasil ditangkap dan dihajar warga, sementara Sapta Aji berhasil meloloskan diri dengan membawa hasil rampasan.

Di hadapan polisi, Ari mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan ini dan mengklaim bahwa dirinya hanya ikut-ikutan.

“Baru pertama kali, Bang. Saya diajak teman,” ujar Ari dengan wajah tertunduk lesu.

Polisi telah mengamankan motor Honda Sonic yang digunakan para pelaku dalam melancarkan aksi mereka. Namun, gelang emas milik korban masih dibawa kabur oleh Sapta Aji yang hingga kini belum tertangkap.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke-2 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam
Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan
Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku
Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos
Empat Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Natanael Resmi Dilimpahkan ke Kejari Batam, Jaksa Siapkan Dakwaan
Polsek Nongsa Ungkap Curanmor di Kabil, Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian Diamankan
WN Malaysia Diperas dan Dianiaya di Hotel Batam, Polisi Bekuk Dua Terduga Pelaku dalam Sehari

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:39 WIB

Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:32 WIB

Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos

Berita Terbaru