Situasi Baloi Kolam Sudah Kondusif Usai Sempat Ricuh antara Warga dan Polisi

Rabu, 23 April 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat terjadi kericuhan, saat ini kondisi Baloi kolam kembali kondusif. Namun polisi tetap berjaga di lokasi, Rabu (23/4/2025). Matapedia6.com/Luci

Sempat terjadi kericuhan, saat ini kondisi Baloi kolam kembali kondusif. Namun polisi tetap berjaga di lokasi, Rabu (23/4/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Setelah sempat terjadi keributan antara warga dan aparat kepolisian, suasana di kawasan Baloi Kolam, Batam, kini berangsur kondusif.

Aktivitas warga telah kembali normal meski pengamanan masih dilakukan secara ketat oleh aparat.

Suasana di kampung Baloi Kolam tampak aman meski diguyur hujan. Warga terlihat menjalani aktivitas seperti biasa warung-warung kembali buka, para pedagang berjualan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, dan lalu lintas berjalan lancar.

Meski demikian, aparat dari Polresta Barelang bersama Babinsa masih bersiaga di lokasi. Terlihat sekitar 10 personel kepolisian dan satu anggota Babinsa berjaga di pos pengamanan.

Mereka menyatakan kehadiran mereka hanya untuk berjaga-jaga dan memastikan tidak terjadi gesekan antarwarga.

“Kami hanya standby untuk mengantisipasi saja. Saat ini kondisi aman, warga beraktivitas seperti biasa,” ujar salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

Petugas juga rutin berpatroli ke dalam kampung, menyapa warga sekaligus menjalin silaturahmi demi menjaga situasi tetap damai.

Sebelumnya, keributan sempat pecah pada Senin (22/4/2025) sore ketika aparat datang mengantarkan surat panggilan kepada salah satu warga.

Kedatangan polisi memicu reaksi keras dari warga yang berkumpul dan mempertanyakan langkah aparat.

Beberapa bahkan sempat beradu argumen dengan petugas, ditambah kehadiran kelompok emak-emak dengan pengeras suara yang menambah ketegangan suasana.

Konflik yang terjadi di Baloi Kolam sendiri sudah berlangsung cukup lama dan melibatkan persoalan alokasi lahan.

Sebagian warga menerima uang sagu hati dari perusahaan senilai Rp 35 juta, sementara sebagian lainnya menolak, sehingga menimbulkan perpecahan di antara sesama warga.

Kuasa hukum warga yang telah menerima sagu hati, Antonius Tampubolon, menjelaskan bahwa perusahaan telah mengikuti prosedur sejak awal.

Pendekatan dilakukan secara terbuka melalui pertemuan dan rapat dengan warga sejak tahun 2016.

“Hingga Selasa (22/4/2025), sudah 130 warga yang menerima kompensasi. Semua proses dilakukan transparan dan sesuai prosedur,” kata Antonius.

Namun, dari total sekitar 600 kepala keluarga di Baloi Kolam, mayoritas masih belum menerima tawaran tersebut. Hal inilah yang kemudian menjadi sumber ketegangan antarwarga.

“Mereka yang sudah menerima dianggap tidak kompak oleh sebagian warga lainnya,” tambah Antonius.

Meski situasi telah membaik, konflik belum sepenuhnya selesai. Aparat dan pihak-pihak terkait diharapkan terus melakukan pendekatan persuasif untuk menjaga kedamaian dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam
Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan
Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku
Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos
Empat Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Natanael Resmi Dilimpahkan ke Kejari Batam, Jaksa Siapkan Dakwaan
Polsek Nongsa Ungkap Curanmor di Kabil, Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian Diamankan
WN Malaysia Diperas dan Dianiaya di Hotel Batam, Polisi Bekuk Dua Terduga Pelaku dalam Sehari

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:39 WIB

Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:32 WIB

Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos

Berita Terbaru